Pasar Murah Warnai Hari Santri Nasional 2026 di Keerom

Erianto Pasae • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:40 WIB
Caption : Tampak proses donor darah di Aula Pramuka Swakarsa, Distrik Arso, Kamis (15/10/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).
Caption : Tampak proses donor darah di Aula Pramuka Swakarsa, Distrik Arso, Kamis (15/10/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Keerom bersama ormas-ormas Islam dan instansi pemerintah Kabupaten Keerom menggelar rangkaian kegiatan sosial di Aula Pramuka Swakarsa, Distrik Arso, Kamis (15/10/2026).

Rangkaian acara ini meliputi donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan Gerakan Pangan Murah dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2026.

Ketua MUI Kabupaten Keerom, Kewa Aman Raden, menjelaskan kegiatan ini merupakan langkah pra-acara menjelang puncak peringatan Hari Santri.

“Kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi diwujudkan dalam bentuk aksi sosial dan kemanusiaan. Ini adalah bentuk kolaborasi lintas tokoh untuk membangun kebersamaan, menghimpun umat dan masyarakat di Kabupaten Keerom, serta menyukseskan program pemerintah,” ungkap Kewa Aman Raden.

Aksi sosial ini terselenggara berkat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Kesehatan, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Keerom untuk pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

MUI Keerom juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan oleh Bupati Keerom dan Pemerintah Daerah.

Kewa menambahkan, puncak peringatan Hari Santri Nasional akan dilaksanakan pada 22 Oktober 2026 mendatang melalui upacara bendera di Kampung Jatidiri, Distrik Skanto.

Sementara itu, Wakil Bupati Keerom, Daud, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh ormas Islam, TNI/Polri, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat. 

Menurutnya, kebersamaan ini merupakan cerminan nyata dari pelaksanaan transformasi sosial di Kabupaten Keerom.

“Sinergi seperti ini perlu terus kita jaga dan lestarikan agar Kabupaten Keerom tetap aman dan harmonis, sehingga delapan aspek transformasi Keerom dapat terwujud. Semoga kegiatan hari ini menjadi motivasi bagi kita semua dan generasi mendatang,” tutur Daud.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Keerom kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga keharmonisan dan mendukung suksesnya kegiatan sosial ini.

Berdasarkan data terakhir, terdapat sekitar 215 peserta yang mendaftar untuk mengikuti aksi donor darah. Kemudian gerakan pangan murah dan cek kesehatan gratis juga diserbu oleh masyarakat. (*).

Editor : Abdel Gamel Naser
Ceposonline.com KEEROM pasar murah