CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Pemerintah Provinsi Papua yang telah melaksanakan pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata bagi Pengelola Daya Tarik Wisata di Kabupaten Keerom.
Kegiatan yang berlangsung di Grande Hotel Arso II selama dua hari, 14-15 Oktober 2026 itu dinilai sangat baik untuk peningkatan pengelolaan wisata di Negeri Tapal Batas.
Wakil Bupati Keerom, Daud, berharap melalui pelatihan ini, Kabupaten Keerom dapat mengoptimalkan posisinya sebagai etalase pariwisata di perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.
“Kami pemerintah Kabupaten Keerom menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua. Semoga pelatihan ini bisa berdampak terhadap pengembangan pariwisata di Kabupaten Keeeom,” ungkap Daud, Rabu (14/10/2026).
Pelatihan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua. Dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua, Suzana Wanggai.
“Potensi pariwisata di Kabupaten Keerom sangat besar untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata, yang harus dimulai dari kesadaran masyarakat sebagai pelaku wisata di tingkat kampung. Karena Keerom dinobatkan sebagai Negeri Tapal Batas Negara,” ujar Suzana.
Kemudian Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua, Josefintje Wandosa, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi dasar para pengelola destinasi di tingkat lokal.
Menurut Josefintje, peningkatan kapasitas ini penting agar para pengelola mampu mengelola destinasi wisata secara profesional, berdaya saing tinggi, serta berbasis keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat setempat.
Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 45 peserta yang terdiri dari para pengelola Daya Tarik Wisata dari berbagai kampung di wilayah Kabupaten Keerom. (*).