CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., melakukan peletakan batu pertama pembangunan aula serbaguna dan rumah pastoran Gereja Tri Tunggal Maha Kudus di Kampung Wulukubun, Arso 14, Distrik Skanto, Sabtu (10/10/2026).
Acara peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, serta Ketua DPRD Kabupaten Keerom, Kanisius Kango.
Dalam sambutannya, Bupati Gusbager mengatakan peletakan batu pertama ini menjadi tanda dimulainya proses pembangunan sarana ibadah dan penunjang pelayanan umat.
“Saya hadir langsung bersama para pastor untuk meletakkan batu pertama. Ini menandakan gedung aula serbaguna dan rumah pastoran secara resmi mulai dibangun dan diberkati,” ungkap Bupati Gusbager.
Bupati dua periode itu juga berharap umat Katolik dan masyarakat setempat dapat bergotong-royong agar proses pembangunan berjalan lancar dan cepat selesai.
Menurutnya, gedung aula serbaguna tersebut nantinya tidak hanya difungsikan untuk kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial masyarakat.
Alumnus The University of Melbourne Australia itu juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Keerom akan mendukung pembangunan aula serbaguna dan pastoran tersebut senilai Rp500 juta pada awal tahun depan (2027).
Lebih lanjut, Bupati Gusbager juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Keerom. Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk terus memupuk persaudaraan serta saling menghormati perbedaan.
“Harapan saya tidak hanya kepada Gereja Katolik, tetapi seluruh gereja dan umat beragama di Keerom untuk terus memupuk kerukunan, silaturahmi, dan persaudaraan. Kita harus menghargai perbedaan agar dapat hidup berdampingan sebagai keluarga," tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepedulian berbagai pihak yang telah membantu pemulihan bangunan utama gereja Tri Tunggal Maha Kudus saat mengalami musibah kebakaran pada tahun 2022 lalu.
Pada kesempatan yang sama, Pastor Dekan Dekanat Keerom, RD. Hilarius Pekei, Pr., mengapresiasi inisiatif umat serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Keerom atas pembangunan aula serbaguna dan pastoran tersebut.
Ia menilai keberadaan bangunan tersebut akan menjadi pusat pembinaan iman bagi anak-anak, remaja, dan pemuda Katolik, sekaligus wadah kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Keerom yang selalu hadir dan memberikan perhatian kepada umat. Kami juga mengimbau seluruh umat untuk bersatu dan bergotong-royong agar pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan dimanfaatkan bersama," tutup RD. Hilarius Pekei. (*)
Editor : Agung Trihandono