Bupati Keerom Serahkan Bantuan Tahap Pertama untuk Kelompok Tani Sagu

Erianto Pasae • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 08:30 WIB
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat menyerahkan bantuan kepada kelompok tani di Kantor Bupati Keerom pada Jumat (25/9/2026) malam. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat menyerahkan bantuan kepada kelompok tani di Kantor Bupati Keerom pada Jumat (25/9/2026) malam. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO) 

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom menyerahkan bantuan dana tahap pertama kepada kelompok petani sagu. Besaran bantuan disesuaikan dengan luas lahan sagu yang dikelola masing-masing kelompok tani.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., di Kantor Bupati Keerom pada Jumat (25/9/2026) malam.

Dua kelompok tani yang menerima bantuan pada tahap ini adalah Kelompok Tani Kurue dari Kampung Bibiosi sebesar Rp82 juta untuk lahan seluas 18 hektar, serta Kelompok Tani Yon Gos dari Kampung Workwana sebesar Rp113 juta untuk lahan seluas 25 hektar.

Bupati Gusbager menegaskan bahwa sagu memiliki posisi penting bagi masyarakat Papua. Bagi warga setempat, sagu bukan sekadar makanan pengganti beras, melainkan makanan pokok utama.

“Sagu adalah bagian dari kita. Pemkab Keerom terus melakukan penataan dan pengembangan dusun sagu. Kami sudah memiliki pemetaan, kajian ekologi, penyebaran, hingga varietas sagu di wilayah Keerom,” ungkap Piter Gusbager.

Ia menjelaskan, Papua dan Maluku merupakan wilayah penyebaran sagu nasional yang diproyeksikan sebagai lumbung sagu. Kabupaten Keerom ditargetkan menjadi bagian penting dari penopang ketahanan pangan berbasis sagu tersebut.

“Pengembangan dusun sagu mencakup penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, hingga penyulaman pada area dusun sagu yang mulai rusak atau terganggu,” ujarnya.

Bupati dua periode itu meminta para petani memanfaatkan bantuan dana tersebut secara optimal. Ia menegaskan akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek penggunaan anggaran serta kondisi tanaman di lokasi.

“Dana ini dipakai sebaik-baiknya. Saya akan turun cek langsung ke lapangan. Paling tidak ada pesan yang kita sampaikan kepada masyarakat Keerom bahwa sagu harus dirawat dan dijaga,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Pemkab Keerom merencanakan pemberian bantuan mesin parut sagu serta fasilitas pendukung lainnya pada tahun depan. “Kalian harus membuat sesuatu untuk generasi kita. Tanamlah sagu untuk kehidupan,” tutup Piter Gusbager. (*)

Editor : Weny Firmansyah
Ceposonline.com KEEROM Piter Gusbager