Wakil Bupati Keerom Minta Percepatan Anggaran hingga Perang Melawan Miras

Erianto Pasae • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 10:33 WIB
Wakil Bupati Keerom, Daud saat memimpin apel di halaman Kantor Bupati Keerom, Senin (7/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Wakil Bupati Keerom, Daud saat memimpin apel di halaman Kantor Bupati Keerom, Senin (7/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Wakil Bupati Keerom, Daud, memberikan sejumlah instruksi tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Keerom.

Instruksi tersebut disampaikan saat ia memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Keerom, Senin (7/9/2026).

Dalam amanatnya, Daud menyoroti kinerja birokrasi, mulai dari pengelolaan anggaran, pengawasan proyek, hingga integritas pegawai. Fokus utamanya adalah memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik berjalan maksimal dan bersih.

Terkait kinerja keuangan daerah, Daud mendesak seluruh jajaran untuk bergerak cepat. “Setiap OPD untuk mempercepat penyerapan anggaran,” tegasnya.

Selain penyerapan anggaran, Wakil Bupati juga meminta adanya perbaikan tata kelola pelayanan di setiap instansi. Guna memberikan kepastian dan standar pelayanan yang jelas bagi masyarakat, ia menginstruksikan setiap OPD untuk membuat SOP pelayanan di dinas masing-masing.

Pengawasan proyek pembangunan di lapangan turut menjadi perhatian serius. Daud secara khusus menugaskan dua instansi pengawas dan perencana daerah untuk bersinergi memastikan pembangunan berjalan sesuai target. 

“Baperida dan Inspektorat untuk melakukan koordinasi pengendalian kemajuan setiap kegiatan fisik di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Daud mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga integritas birokrasi dan tidak melakukan praktik kotor yang merugikan masyarakat.   “Setiap dinas harus bebas dari kegiatan pungutan liar dan sejenisnya,” ucapnya.

Wakil Bupati jug menyerukan pesan keras terkait pemberantasan penyakit masyarakat. Ia mewajibkan seluruh pegawai pemerintah untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan moral lingkungan dari bahaya narkotika dan minuman keras.

 “Miras dan ganja adalah musuh masyarakat Keerom. ASN harus berperang melawan miras dan ganja,” pungkas Daud. (*)

Editor : Weny Firmansyah
wakil bupati MIRAS Ceposonline.com KEEROM