CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus intens melakukan pencegahan dini dan edukasi bagi para pelajar di Kabupaten Keerom terhadap bahaya dari narkotika khususnya ganja.
Upaya ini terus dilakukan agar Kabupaten Keerom bisa melahirkan generasi emas tanpa narkotika.
Kali ini, Kesbangpol Keerom menyambangi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Keerom, Kamis (6/8) untuk mengampanyekan pencegahan dan penyalahgunaan markotika yang diikuti ratusan pelajar tingkat SD, SMP dan SMU wilayah Distrik Skanto.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager yang diwakili oleh Wakil Bupati Keerom, Daud. Dihadiri oleh Kepala Distrik Skanto, Dinkes Keerom, Polres Keerom dan BNN.
Dalam sambutannya, Daud mengajak seluruh generasi muda untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba dilingkungan sekolah maupun ditengah masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah dan masyarakat dalam memberikan edukasi serta pengawasan kepada anak-anak agar tidak terpengaruh dalam penyalahgunaan narkotika.
“Menanggulangi masalah narkotika tidak hanya tugas aparat kepolisian dan BNN saja, namun hal ini menjadi tanggung jawab bersama yang harus dilakukan untuk menyelamatkan anak bangsa,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kaban Kesbangpol Keerom, Dian Wellip menyampaikan bahwa pihaknya akan terus intens memberikan sosialisasi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di sekolah-sekolah.
“Program ini akan terus kita lakukan dalam rangka pencegahan dini, diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan pemahanan anak-anak agar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor : Weny Firmansyah