CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbanhpol) memberikan sosialisasi penanganan bahaya minuman keras (miras) dan narkotika kepada generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung di Grande Hotel Arso II, Rabu (24/6/2026) dengan diikuti ratusan peserta dari kalangan pelajar SMP, SMA, mahasiswa, hingga anggota Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).
Wakil Bupati Keerom, Daud, yang hadir membacakan sambutan Bupati Keerom menegaskan bahwa remaja adalah aset berharga dan penerus daerah. Oleh karena itu, mereka membutuhkan bimbingan agar memiliki ketahanan terhadap pengaruh negatif lingkungan.
"Narkotika bukanlah solusi atas masalah, bukan pula sarana untuk mendapatkan kepercayaan diri”
“Ini adalah musuh bersama yang mampu merusak kesehatan fisik, otak secara permanen, menjerumuskan dalam ketergantungan berat, hingga menghancurkan masa depan," ungkap Wabup Daud.
Kata Wabup Daud, Pemkab Keerom menyatakan komitmen penuh untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkotika. Hal ini dilakukan melalui kerja sama antara instansi pendidikan, Badan Narkotika Nasional (BNN), kepolisian, keluarga, dan masyarakat.
Wabup Daud miminta kepada para siswa untuk fokus pada ilmu pengetahuan, prestasi belajar, olahraga, seni, dan kegiatan positif lainnya. Pelajar harus memiliki keberanian untuk menolak tawaran narkotika dan mengingat prinsip "sekali mencoba, selamanya menyesal".
Para tenaga pendidik juga diimbau untuk menjadi teladan dan tempat bercerita yang aman bagi siswa. Sekolah harus mendeteksi sejak dini apabila ada perubahan perilaku siswa yang mencurigakan, serta segera berkoordinasi dengan pihak berwenang jika ditemukan indikasi penyalahgunaan.
Kemudian masyarakat umum juga diingatkan bahwa pencegahan narkotika adalah tanggung jawab bersama.
Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak Kepolisian atau BNN jika mengetahui adanya aktivitas peredaran atau penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan beberapa pemateri seperti pihak BNN dan pihak kepolisian. Melalui program ini, diharapkan wawasan dan kesadaran seluruh elemen masyarakat semakin kuat untuk saling menjaga dan mewujudkan Kabupaten Keerom yang bersih dari narkotika dan miras. (*)
Editor : Elfira Halifa