Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Pemkab Keerom Latih 50 Mama-mama Produksi Kue Kampung

Erianto Pasae • Jumat, 19 Juni 2026 | 19:12 WIB
Plt Sekda Keerom, Noak Wasanggai (tengah) didampingi Kepala Disperinaker Trans Kabupaten Keerom, Irawati Minggu Rombe, membuka pelatihan pembuatan kue kampung di Aula Kantor Bupati Keerom, Kamis (18/6/2026).
Plt Sekda Keerom, Noak Wasanggai (tengah) didampingi Kepala Disperinaker Trans Kabupaten Keerom, Irawati Minggu Rombe, membuka pelatihan pembuatan kue kampung di Aula Kantor Bupati Keerom, Kamis (18/6/2026).

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom terus intens memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan. Melalui Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Tim Penggerak PKK melakukan pelatihan pembuatan kue kampung.

 

Pelatihan ini diikuti sebanyak 50 orang perwakilan mama-mama dari seluruh distrik di Kabupaten Keerom. Berlangsung mulai 18 Juni hingga lima hari kedepannya yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati Keerom.

 

Pelatihan ini sinergi Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigras dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Keerom.

 

Pelatihan ini tidak sekadar bertujuan untuk menjaga tradisi kuliner lokal, tetapi difokuskan untuk mencetak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) baru dari kalangan ibu rumah tangga.

 

Bupati Keerom, Piter Gusbager, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Plt Sekda Kabupaten Keerom, Noak Wasanggai, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekonomi dari skala rumah tangga.

 

Bupati menekankan bahwa penggunaan Dana Otsus harus memberikan dampak langsung pada ekonomi masyarakat.

 

“Dana Otonomi Khusus yang diberikan kepada Papua harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, menciptakan peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua dan seluruh masyarakat Kabupaten Keerom,” tegas Noak Wasanggai mengutip pesan Bupati.

 

Pemerintah menargetkan pelatihan ini memberikan keterampilan teknis membuat kue berkualitas dan wawasan kewirausahaan. Dengan wawasan tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha mandiri secara berkelanjutan sebagai sumber pendapatan keluarga.

 

Pemkab Keerom juga memberikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Keerom yang terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

 

Sementara itu, Kepala Disperinaker Trans Kabupaten Keerom, Irawati Minggu Rombe, menyebutkan bahwa kue tradisional memiliki nilai jual yang tinggi jika dikemas dan diproduksi dengan standar pasar yang baik.

 

“Kue kampung bukan hanya sekadar kuliner tradisional, tetapi bagian dari identitas budaya yang perlu dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Kami berharap mama-mama dapat mengolah bahan lokal menjadi produk kue unggulan yang lebih menarik, higienis, dan memiliki daya saing di pasar,” jelas Irawati.(*)

 

Editor : Weny Firmansyah
#Ceposonline.com #KEEROM