CEPOSONLINE.COM,SENTANI - Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura mendorong penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS sebagai salah satu upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Budi P. Yoku, mengatakan pihaknya juga menyiapkan skema insentif bagi pelaku usaha yang memiliki lahan parkir dan mendukung penerapan sistem pembayaran menggunakan barcode tersebut.
Menurutnya, pemberian insentif tersebut masih menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati Jayapura sebagai dasar penerapannya. “Kami memberikan insentif kepada para pelaku usaha yang punya lahan parkir. Ketika mereka mendukung kebijakan Bupati Jayapura dalam penerapan barcode, tentu akan ada insentif yang diberikan,” jelas Budi, Selasa (6/10/2026).
Ia mengatakan penerapan pembayaran parkir secara digital saat ini sudah mulai dilakukan di sejumlah pusat perbelanjaan dan toko, seperti Alfamidi, Indomaret dan Saga. Namun, penerapannya masih perlu disosialisasikan lebih luas kepada masyarakat.
“Sejauh ini sudah diterapkan di Alfamidi, Indomaret dan Saga. Tetapi kami masih menunggu SK Bupati terkait insentif untuk pelaku usaha. Kalau SK sudah turun, kami akan mulai melakukan sosialisasi,” ujarnya.
Budi menjelaskan, penerapan QRIS diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan transparansi dalam pembayaran parkir. Masyarakat nantinya dapat menunjukkan bukti pembayaran melalui transaksi digital.
Namun, ia menegaskan pembayaran secara manual tetap disediakan karena belum seluruh masyarakat menggunakan QRIS. “Manual atau karcis biasa tetap akan disediakan. Tidak semua masyarakat menggunakan QRIS, sehingga mekanisme pembayaran manual tetap berjalan,” katanya. (*)
Editor : Abdel Gamel Naser