12 Penerbangan di Sentani Terganggu, 1.491 Penumpang Terdampak

Rohana Wenggi • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 12:39 WIB
Terlihat para petugas Bandara Sentani, membagikan makanan ringan beserta air minum kepada para penumpang yang terdampak gangguan penerbangan, Senin (7/9/2026).
(CEPOSONLINE.COM_ANGKASA PURA)
Terlihat para petugas Bandara Sentani, membagikan makanan ringan beserta air minum kepada para penumpang yang terdampak gangguan penerbangan, Senin (7/9/2026). (CEPOSONLINE.COM_ANGKASA PURA)

CEPOSONLINE.COM, SENTANI - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Sentani Jayapura. 

Sedikitnya 12 penerbangan mengalami pembatalan dan keterlambatan sejak hari Minggu (6/9/2026) hingga Senin (7/9/2026), dengan total 1.491 penumpang terdampak.

General Manager Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer Rohim, mengatakan di tengah gangguan tersebut, manajemen Bandara Internasional Sentani mengambil langkah pelayanan kepada penumpang dengan mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) di area check-in dan ruang tunggu keberangkatan pada Senin (7/9/2026).

“Melalui layanan tersebut, penumpang yang terdampak mendapatkan sejumlah dukungan, seperti air mineral, makanan ringan dan masker,” jelasnya.

I Nyoman juga menjelaskan bahwa gangguan penerbangan tersebut terjadi akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap ruang udara dan operasional penerbangan.

“Pembatalan penerbangan mulai dilakukan sejak hari Minggu, yang mana penerbangan Batik Air ID6180 rute Jakarta (CGK)-Jayapura (DJJ) dengan jumlah penumpang  140, kemudian Batik Air tujuan Jayapura - Jakarta, dengan total penumpang 150 orang, dibatalkan,” jelanya.

Selain pembatalan, sejumlah penerbangan Garuda Indonesia juga mengalami keterlambatan. Di antaranya GA665 yang berdampak terhadap 161 penumpang, GA657 sebanyak 153 penumpang, dan GA657D sebanyak 108 penumpang.

Gangguan penerbangan berlanjut pada Senin (7/9). Dari sisi kedatangan, Batik Air ID6180 rute Jakarta-Jayapura dibatalkan dengan 59 penumpang terdampak.

 Sementara Garuda Indonesia GA656 juga dibatalkan dan berdampak terhadap 71 penumpang.

Dari sisi keberangkatan, Batik Air ID6181 rute Jayapura-Jakarta dibatalkan dengan 149 penumpang terdampak.

Kemudian, Garuda Indonesia GA665P dibatalkan dengan 161 penumpang, GA657D dengan 136 penumpang, GA657P dengan 153 penumpang, serta GA657 dengan 47 penumpang.

“Kurang lebih 12 penerbangan dengan total 1.491 penumpang terdampak dari kondisi tersebut,” pungkasnya. (*)

Editor : Agung Trihandono
erupsi gunung anak krakatau Kabupaten Jayapura Ceposonline.com penerbangan