Disaksikan 147 Ribu Pengunjung dengan Putaran Uang Rp1.2 Miliar

Priyadi Cepos Online • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 11:43 WIB
Tumpah ruah pengunjung hadir saat penutupan FDS XV di Pantai Khalkote Distrik Sentani Timur, Sabtu (5/9/2026), malam. (CEPOSONLINE/GAMEL) 
Tumpah ruah pengunjung hadir saat penutupan FDS XV di Pantai Khalkote Distrik Sentani Timur, Sabtu (5/9/2026), malam. (CEPOSONLINE/GAMEL) 

CEPOSONLINE.COM, SENTANI- Festival Danau Sentani (FDS) XV 2026 meninggalkan catatan menarik. 

 

Selama rangkaian festival berlangsung, kawasan Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, didatangi 147 ribu pengunjung. 

 

Perputaran uang juga mencapai sekitar Rp1,2 miliar.

 

Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan tingginya kunjungan menjadi gambaran besarnya potensi pariwisata di kawasan Danau Sentani. 

 

“Total sampai siang sampai malam ini ada sekitar 147 ribu orang yang hadir,” kata Yunus saat penutupan FDS XV di Khalkote, Sabtu (5/9/2026)

 

“Peredaran uang yang terjadi sejak pra-event sampai tanggal 29, tanggal 3 dan terakhir hari ini tanggal 5, hampir Rp1,2 miliar lebih. Itu peredaran uang di lokasi Khalkote,” jelasnya.

 

Yunus menilai capaian tersebut cukup signifikan karena FDS XV dilaksanakan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Bagi pemerintah daerah, tingginya kunjungan dan aktivitas ekonomi menjadi bukti bahwa potensi wisata Danau Sentani masih sangat besar untuk dikembangkan.

 

“Bagi kami, itu hal yang luar biasa karena dalam kondisi efisiensi kami bisa sampai ke titik itu,” ujarnya.

 

Namun, Pemerintah Kabupaten Jayapura tidak ingin manfaat ekonomi tersebut berhenti ketika festival berakhir.

 

Kawasan Khalkote direncanakan terus dikembangkan sebagai destinasi wisata dan kuliner permanen, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berlangsung sepanjang tahun, bukan hanya ketika FDS digelar.

 

“Tidak sekadar festival dan kita tunggu lagi tahun depan. Tidak. Ini akan terus berjalan untuk terus mendorong kreativitas lokal, budaya dan seni terus muncul dan bangkit di tempat ini,” tegas Yunus.

 

Menurut Yunus, tingginya kunjungan selama FDS XV menjadi momentum untuk mengubah cara pandang terhadap event pariwisata. Festival tidak cukup hanya menghadirkan keramaian, tetapi harus meninggalkan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat setelah acara selesai.

 

Karena itu, pengembangan Khalkote diarahkan untuk menggabungkan wisata, budaya, kuliner dan UMKM dalam satu kawasan yang dapat dikunjungi masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
Jayapura festival danau sentani