Aksi 15 Agustus Tetap Jalan, KNPB Ingatkan Massa Tak Bawa Senjata dan Miras

Priyadi Cepos Online • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:52 WIB

 

Anggota Polres Jayapura melakukan pengamanan di Pos 7, Sentani, Kabupaten Jayapura, saat membubarkan kegiatan pembagian selebaran oleh kelompok KNPB terkait rencana aksi damai 15 Agustus 2026, Kamis (13/8/2026).(CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Anggota Polres Jayapura melakukan pengamanan di Pos 7, Sentani, Kabupaten Jayapura, saat membubarkan kegiatan pembagian selebaran oleh kelompok KNPB terkait rencana aksi damai 15 Agustus 2026, Kamis (13/8/2026).(CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM,SENTANI-Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura, Zadrak Lagowan, menyatakan pihaknya tetap akan menggelar aksi pada 15 Agustus 2026.

 

Pernyataan itu disampaikan setelah kegiatan pembagian selebaran di Pos 7 Sentani sempat dibubarkan aparat kepolisian, Kamis (13/8/2026).

 

Zadrak mengatakan, pembagian selebaran tersebut dilakukan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai rencana aksi damai yang mengangkat tema “Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan”.

 

Menurutnya, aksi 15 Agustus merupakan aksi lanjutan setelah kegiatan sebelumnya pada 3 Agustus 2026.

 

Ia menyebut momentum 15 Agustus berkaitan dengan peringatan 64 tahun Perjanjian New York.

 

Zadrak mengeklaim pembagian selebaran di sepanjang ruas jalan Pos 7 dilakukan secara damai dan tidak dimaksudkan mengganggu ketertiban umum.

 

Namun, menurut dia, kegiatan tersebut kemudian dibubarkan oleh aparat kepolisian.

 

Ia juga menyampaikan adanya dugaan tindakan kekerasan saat pembubaran. Namun, pernyataan tersebut merupakan klaim dari pihak KNPB dan perlu dikonfirmasi kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan keterangan berimbang.

 

“Kericuhan yang terjadi tidak akan menggagalkan kegiatan kami pada 15 Agustus. Kami tetap akan turun secara damai dan bermartabat,” ujar Zadrak.

 

Ia menambahkan, pihaknya telah mendatangi Polres Jayapura untuk menyampaikan klarifikasi terkait rencana aksi tersebut.

 

KNPB, kata dia, tetap menginginkan pelaksanaan aksi berlangsung aman dan tertib.

 

Zadrak juga mengimbau masyarakat yang mengikuti aksi agar tidak membawa senjata tajam maupun benda berbahaya.

 

Ia meminta peserta tidak mengonsumsi minuman beralkohol sebelum maupun selama mengikuti aksi.

 

“Kami berharap masyarakat tidak terprovokasi dan tidak memanfaatkan kericuhan yang terjadi. Jika aksi dilaksanakan, kami ingin semuanya berjalan damai dan bermartabat,” katanya.

 

Sementara itu, terkait pembubaran kegiatan pembagian selebaran di Pos 7, keterangan dari pihak kepolisian masih diperlukan untuk menjelaskan alasan dan kronologi tindakan pengamanan tersebut secara utuh.

 

Dengan adanya rencana aksi pada 15 Agustus, masyarakat diharapkan tetap menjaga ketenangan, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mengutamakan keselamatan dan ketertiban bersama.(*)

Editor : Elfira Halifa
Ceposonline.com KNPB Polres Jayapura