Jelang 17 Agustus, TNI-Polri Petakan Wilayah Rawan dan Perkuat Pengamanan di Papua

Priyadi Cepos Online • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:53 WIB
Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang

(Ceposonline.com/Priyadi)
Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang (Ceposonline.com/Priyadi)

CEPOSONLINE.COM,SENTANI-Aparat keamanan gabungan TNI dan Polri berkomitmen untuk menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di wilayah Papua.

Langkah ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga dalam menyambut puncaknya pada 17 Agustus mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang Hal itu disampaikan Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang dalam acara serah terima jabatan dan tradisi korps Komandan Batalyon Infanteri 751/Vira Jaya Sakti yang digelar di Aula Yonif 751/Vira Jaya Sakti, Rabu (12/8/2026).

Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah Provinsi Papua, Papua Pegunungan, hingga Papua Tengah.

"Tugas kami adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga untuk melaksanakan rangkaian kegiatan peringatan 17 Agustus, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi,"ujarnya.

Guna mengantisipasi potensi konflik bersenjata di beberapa daerah, aparat telah melakukan pemetaan kawasan rawan. Penebalan kekuatan personel TNI juga dikerahkan ke titik-titik atensi khusus, termasuk berkoordinasi langsung dengan Koops TNI di Timika.

Langkah ini diambil mengingat adanya dinamika keamanan yang sempat terjadi di beberapa wilayah seperti Kabupaten Nduga dan Yahukimo dalam beberapa waktu terakhir.

Meski demikian, penyiapan pasukan pengamanan menegaskan komitmen murni aparat dalam menjalankan kewajiban menjaga stabilitas wilayah, bukan sekadar merespons ancaman kelompok tertentu.

Aparat telah menerima arahan langsung dari Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) agar seluruh rangkaian peringatan Kemerdekaan RI di Tanah Papua dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Selain mengandalkan kekuatan personil, masyarakat Jayapura dan sekitarnya diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang belum pasti kebenarannya di media sosial.

Syarat utama terciptanya situasi kondusif adalah peran aktif masyarakat dalam menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.

Pihak keamanan juga mengajak insan pers dan media massa untuk turut menciptakan suasana yang menyejukkan melalui pemberitaan yang positif dan mengedepankan pesan-pesan perdamaian.(*)

Editor : Lucky Ireeuw
Kabupaten Jayapura Ceposonline.com hut ri