Bantu Warga Rentan, Pemkot Jayapura Salurkan Ratusan Paket Sembako dan Danah Hibah 

Jimianus Karlodi • Dipublikasikan Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:23 WIB
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, saat memberikan bantuan kepada warga di Kelurahan Hedam, Kamis (22/10/2026).(CEPOSONLINE.COM/JIMI).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, saat memberikan bantuan kepada warga di Kelurahan Hedam, Kamis (22/10/2026).(CEPOSONLINE.COM/JIMI).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Sosial resmi menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 210 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta dana hibah tahunan kepada tujuh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). 

 

Berdasarkan pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, penyerahan bantuan ini langsung di berikan oleh Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, di Kelurahan Hedam, Kota Jayapura, Kamis (22/10/2026), sebagai bentuk intervensi langsung pemerintah Kota Jayapura terhadap berbagai persoalan kesejahteraan sosial di wilayah tersebut.

 

Adapun penyaluran bantuan ini mencakup seluruh wilayah administratif Kota Jayapura yang terbagi dalam lima distrik.

 

Khusus untuk agenda penyerahan di Kelurahan Hedam, tercatat sebanyak 38 warga penerima manfaat menerima paket sembako dan dua LKS/yayasan lokal secara resmi menerima kucuran dana hibah dari Pemkot Jayapura.

 

Abisai mengatakan bantuan yang disalurkan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan hasil verifikasi berjenjang yang melibatkan partisipasi aktif pengurus RT/RW, Lurah, Kepala Distrik, Dinas Sosial, hingga pendataan kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

 

"Data penerima bantuan telah melalui proses penyaringan yang ketat dari tingkat bawah. Hal ini dilakukan agar bantuan dari negara benar-benar menyasar warga Kota Jayapura yang paling berhak dan membutuhkan," tegas Abisai.

 

Ia juga secara jujur menyampaikan bahwa besaran dan jangkauan bantuan yang diberikan saat ini disesuaikan dengan kapasitas dan kondisi kemampuan keuangan Daerah (APBD) Kota Jayapura.

 

Dalam kesempatan tersebut, wali kota juga menyerukan sinergi bersama antara pemerintah dan warga di 5 distrik, 25 kelurahan, serta 14 kampung untuk menjaga kondusivitas wilayah. 

 

Ia mengimbau masyarakat tidak ragu memanfaatkan jalur birokrasi dari tingkat kampung hingga kelurahan untuk menyampaikan aspirasi atau permasalahan sosial yang dihadapi.

 

"Mungkin saat ini jumlah yang bisa kita berikan masih terbatas sesuai kondisi kemampuan anggaran kota. Namun, inilah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menopang kebutuhan pokok keluarga," tambahnya.

 

Pada saat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, memaparkan bahwa program bantuan sembako ini ditujukan khusus bagi warga yang masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

 

Dari total 210 penerima manfaat yang tersebar di lima distrik, sasaran utama mencakup kelompok rentan yang membutuhkan penanganan segera diantaranya: Lansia Terlantar, Penyandang Disabilitas Terlantar, hingga Anak Jalanan dan Fakir Miskin.

 

"Prinsip dasarnya adalah perlindungan bagi warga yang terlantar. Mereka yang berada dalam kondisi rentan dan tanpa penopang menjadi prioritas utama Dinas Sosial," ungkap Matius.

 

Matius juga menerangkan alasan di balik skema penyaluran bantuan yang dilakukan setahun sekali dengan daftar penerima yang diperbarui secara bergiliran (rolling).

 

Menurutnya, jumlah warga yang membutuhkan layanan sosial di Kota Jayapura jauh melampaui kapasitas anggaran yang ada.

 

"Tingkat kebutuhan masyarakat cukup tinggi, sementara anggaran daerah terbatas. Agar terjadi keadilan sosial, penyaluran dilakukan secara berkala dan bergantian setiap tahunnya sehingga semakin banyak warga rentan yang tersentuh," pungkasnya. (*)

Editor : Elfira Halifa
Jopalala kota jayapura Abisai Rollo