CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Turnamen Mini Soccer Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Cup I 2026 yang resmi bergulir pada, Jumat (9/10/2026).
Ajang olahraga yang diikuti sebanyak 16 tim remaja masjid se-Kota Jayapura ini dibuka secara langsung oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM.
Dalam sambutannya, Rustan Saru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemuda dan organisasi remaja masjid yang diinisiasi oleh BKPRMI atas terselenggaranya kegiatan positif tersebut.
Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi di atas lapangan, melainkan sarana efektif pembinaan karakter serta wadah untuk menyalurkan energi dan potensi positif generasi muda.
"Pemerintah Kota Jayapura memberikan apresiasi positif kepada pemuda dan remaja masjid yang hari ini melaksanakan kegiatan yang sangat baik melalui pertandingan mini soccer. Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan diri melalui olahraga," ujar Rustan.
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan aktif remaja masjid dalam ajang ini menjadi langkah konkret dalam membendung pengaruh dan aktivitas negatif di kalangan pemuda. Selain mengasah ketangkasan fisik dan taktik bertanding, olahraga kelompok dinilai ampuh menanamkan nilai kedisiplinan, sportivitas, kerja sama tim, hingga rasa tanggung jawab.
"Dengan adanya ruang dan kegiatan positif seperti ini, anak-anak muda dapat mengembangkan potensi diri sekaligus menjauhkan diri dari hal-hal negatif. Tubuh yang sehat dan pikiran yang sehat akan mendukung kita dalam menjalankan berbagai aktivitas dengan baik," tambahnya.
Selain sebagai wadah pengembangan bakat kata Rustan, Turnamen Mini Soccer BKPRMI Cup I 2026 menjadi momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga persatuan antarremaja masjid di tengah keberagaman Kota Jayapura.
Rustan berharap kejuaraan semacam ini dapat digelar secara berkelanjutan demi kesinambungan pembinaan karakter pemuda.
Menariknya, agenda pembinaan olahraga ini diproyeksikan tidak hanya berhenti di lingkup internal remaja masjid. Ke depan, panitia penyelenggara berencana memperluas jangkauan turnamen dengan melibatkan pemuda lintas agama, termasuk pemuda dari gereja-gereja di Kota Jayapura.
Langkah inklusif tersebut disambut hangat oleh Pemkot Jayapura karena dipandang dapat menjadi ruang perjumpaan yang efektif dalam memperkokoh toleransi, merawat kerukunan, serta menguatkan persaudaraan antarumat beragama di Kota Jayapura. (*)