​Pemkot Jayapura Pastikan Semua Pedagang Pasar Otonom Dapat Lapak, Harus Tertib!

Jimianus Karlodi • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 11:24 WIB
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., memimpin langsung peninjauan dan penataan lokasi berjualan bagi para pedagang serta mama-mama Papua di Pasar Otonom, Rabu (7/10/2026).
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., memimpin langsung peninjauan dan penataan lokasi berjualan bagi para pedagang serta mama-mama Papua di Pasar Otonom, Rabu (7/10/2026).

CEPOSONLINE. COM, ​JAYAPURA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menerjunkan tim terpadu lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan proses penertiban dan penataan kawasan Pasar Abepura, Pasar Youtefa, hingga Pasar Otonom berjalan tepat sasaran dan berkeadilan.

​Peninjauan langsung di lapangan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., pada Rabu (7/10/2026). Turut mendampingi dalam sidak tersebut jajaran pimpinan dan petugas gabungan dari Dinas Perindagkop, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Kesehatan, hingga Dinas Pemadam Kebakaran.

Dalam keterangannya, ​Wakil Wali Kota Jayapura, menegaskan bahwa peninjauan ini dilakukan atas instruksi langsung Wali Kota Jayapura guna memastikan area publik dan tempat parkir pasar steril dari aktivitas berjualan yang melanggar ketentuan.

​"Kita ke sini sesuai dengan perintah Pak Wali Kota untuk menata dan menertibkan Pasar Abepura, Youtefa, dan Otonom. Saya datang memastikan apakah langkah penertiban sudah dilaksanakan atau belum. Di lapangan sudah bisa kita lihat, pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir dinding pagar tempat parkir sudah ditertibkan," tegas Rustan Saru di sela-sela peninjauan.

​Guna menjamin keberlangsungan ekonomi warga yang terdampak penertiban, Pemkot Jayapura telah mengantongi pendataan lengkap dan menyiapkan lokasi pengganti yang memadai di dalam kawasan pasar.

​Rustan memaparkan, untuk kelompok pedagang mama-mama Papua, pemerintah telah mengalokasikan lapak dan los khusus di bagian depan pasar. Sementara itu, bagi pedagang komoditas campuran, sayur-mayur, dan kelapa, tempat berjualan direlokasi ke area sisi kiri-kanan serta di samping zonasi penjual ikan.

​"Prinsipnya, semua pedagang yang kita tertibkan harus bisa dapat kembali jualan di dalam pasar. Bagi pedagang yang belum punya tempat, nanti kita siapkan di area yang masih kosong. Mengenai pembagian teknisnya, Pak Kadis yang atur, apakah melalui pengundian atau mekanisme lain," ujarnya.

​Selain lapak bahan pokok, penataan juga menyasar pelaku usaha kuliner dan pedagang yang menggunakan kios kontainer. Seluruh tempat usaha tersebut dikelompokkan pada zona khusus di bagian belakang pasar agar terintegrasi sebagai pusat kuliner dan tempat beristirahat pengunjung.
​
​Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Jayapura turut merespons berbagai masukan dari pedagang terkait kerusakan sarana prasarana. 

Pemerintah berjanji segera melakukan perbaikan prioritas, meliputi pencahayaan penerangan los, perbaikan talang air yang bocor saat hujan, serta pembersihan dan penataan saluran pembuangan air agar mengalir lancar menuju sungai tanpa memicu genangan.

​Pemerintah Kota Jayapura pun mengimbau seluruh elemen pedagang untuk membangun kerja sama yang baik dengan tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan, serta tertib membayar retribusi resmi. 

Penataan arus lalu lintas, penertiban kendaraan liar yang masuk ke zona pejalan kaki, serta jaminan keamanan lokasi parkir juga menjadi perhatian ketat petugas gabungan.

​"Pemerintah sudah menyiapkan fasilitas, pedagang juga harus menggunakan dengan baik dan tertib. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama untuk mewujudkan kawasan pasar yang bersih, nyaman, aman, dan memanusiakan seluruh pedagang," pungkas Rustan. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
Ceposonline.com kota jayapura PASAR rustan saru