​Jamin Kelancaran Air dan Gratiskan Toilet Umum, Pemkot Jayapura Sterilkan Pagar Pasar Otonom

Jimianus Karlodi • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 11:19 WIB
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., memberikan penegasan terkait pemenuhan pasokan air bersih, pembebasan biaya toilet umum, serta ketertiban pemanfaatan ruang di Pasar Otonom, Rabu (7/10/2026).
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., memberikan penegasan terkait pemenuhan pasokan air bersih, pembebasan biaya toilet umum, serta ketertiban pemanfaatan ruang di Pasar Otonom, Rabu (7/10/2026).

CEPOSONLINE.COM, ​JAYAPURA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura memastikan kebutuhan dasar pedagang dan pengunjung Pasar Otonom dan di beberapa pasar di Kota Jayapura terpenuhi secara optimal. 

Pemkot Jayapura menegaskan kesiapan pasokan air bersih serta menginstruksikan agar seluruh fasilitas toilet umum di dalam pasar dapat diakses secara gratis tanpa pungutan liar.

​Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., saat memimpin peninjauan lapangan bersama tim terpadu di Pasar Otonom, Rabu (7/10/2026).

​Terkait ketersediaan air bersih, Rustan memaparkan bahwa pemerintah telah menyiagakan pasokan multi-sumber guna menjamin ketersediaannya setiap hari.

​"Air bersih kita ada dari sumur bor, bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS), serta pasokan rutin dari PDAM yang mengalir dua kali seminggu. Untuk menjaga suplai tetap stabil, kita sudah siapkan bak-bak penampungan yang pengelolaannya diatur oleh Dinas Perindagkop," jelas Rustan.

​Di samping jaminan pasokan air, Pemkot Jayapura mengeluarkan instruksi tegas mengenai operasional toilet umum. Rustan menegaskan bahwa seluruh fasilitas MCK/WC umum di dalam area pasar merupakan hak publik yang tidak boleh dipungut biaya.

​Rustan menegaskan bahwa WC di dalam pasar ini statusnya umum dan gratis, tidak berbayar! Kalau ada oknum yang minta uang, jangan dikasih, dilaporkan. Tidak boleh ada bayar-bayar, itu instruksi langsung dari Pak Wali Kota. Kalau ada oknum yang bermain, akan kita bersihkan.

​Meski digratiskan, Pemkot meminta partisipasi dan kesadaran bersama dari para pedagang untuk menjaga kebersihan sarana saniter tersebut secara bergantian.

"Masyarakat dan pedagang juga harus ikut menjaga. Jangan malas-malas, kalau perlu buat jadwal giliran pedagang untuk membantu menjaga kebersihan WC bersama," imbaunya.

​Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait potensi kembalinya pedagang liar di area luar, Pemkot Jayapura menyiagakan personel Satpol PP untuk melakukan pengawasan melekat secara berkala.

​Wakil walikota itu menegaskan, sepanjang dinding pagar keliling yang telah dibersihkan wajib dikontrol ketat setiap hari agar tidak kembali disalahgunakan sebagai lapak dagang spontan.

​"Sepanjang dinding pagar keliling yang sudah dibersihkan itu dikontrol setiap hari oleh Satpol PP, jangan seminggu sekali, tapi tiap hari! Supaya kalau ada yang menaruh barang atau mau pasang lapak lagi, langsung ditegur dan diangkat," tegas Rustan.

​Selain sterilisasi pagar, Pemkot Jayapura juga menertibkan ruang jalan di dalam kawasan pasar dari kendaraan bermotor. Seluruh mobil dan sepeda motor yang terparkir sembarangan di lorong jalan dalam pasar diperintahkan untuk dikeluarkan ke area parkir resmi.

​"Motor dan mobil yang ada di dalam koridor pasar harus dikeluarkan semua. Area dalam adalah jalur pejalan kaki dan pergerakan pembeli, tidak boleh terhalang oleh kendaraan parkir," pungkasnya. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
Ceposonline.com kota jayapura PASAR