CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA — Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura agar mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan.
Abisai meminta seluruh OPD tidak membiarkan pelaksanaan kegiatan berjalan lambat hingga berpotensi menimbulkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dalam jumlah besar pada akhir tahun.
Menurut Abisai, SiLPA yang kecil masih dapat dimaklumi karena dalam pelaksanaan kegiatan selalu terdapat efisiensi maupun sisa anggaran. Namun, apabila SiLPA mencapai miliaran rupiah, hal tersebut perlu menjadi perhatian serius.
“Kalau SiLPA hanya sekitar Rp100 juta sampai Rp200 juta mungkin masih bisa dimaklumi. Tetapi kalau mencapai miliaran rupiah, berarti OPD tersebut tidak bekerja dengan baik,” tegas Abisai ke Cepos, Rabu (16/9/2026).
Ia menilai, tingginya SILPA dapat menjadi salah satu indikator bahwa program dan kegiatan yang telah direncanakan belum dilaksanakan secara maksimal.
Karena itu, hasil monitoring Triwulan II lalu harus menjadi peringatan bagi seluruh pimpinan OPD untuk segera melakukan evaluasi dan memperbaiki kinerja.
Abisai menegaskan, Ia akan terus memantau perkembangan realisasi anggaran sekaligus capaian program setiap OPD. Target yang telah ditetapkan harus menjadi perhatian dan diselesaikan sesuai waktu yang tersedia.
“Monitoring Triwulan II lalu menjadi peringatan bagi kita semua. Saya minta OPD meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Abisai menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya berkaitan dengan serapan anggaran, tetapi juga menyangkut kemampuan pimpinan OPD dalam menjalankan program serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia bahkan membuka kemungkinan adanya pergantian pejabat apabila pimpinan OPD dinilai tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan.
“Pemerintah bekerja untuk melayani masyarakat. Kalau ada pimpinan OPD yang tidak mampu menyelesaikan target dan memberikan pelayanan dengan baik, tentu akan kami evaluasi dan diganti dengan aparatur yang siap bekerja,” tegasnya.
Karena itu, Abisai meminta seluruh OPD memanfaatkan waktu yang masih tersedia pada tahun anggaran 2026 dengan sebaik-baiknya. Setiap program yang telah masuk dalam perencanaan harus segera dipacu, sehingga anggaran yang tersedia dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jangan menunggu sampai akhir tahun. Waktu yang ada harus dimanfaatkan untuk bekerja maksimal dan menyelesaikan seluruh target yang sudah ditetapkan,” pungkasnya.(*)
Editor : Lucky Ireeuw