Wali Kota ABR Minta Perbaiki Penataan Kawasan Pasca Kebakaran, Akses Jalan Jadi Sorotan

Mustakim Ali • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 13:13 WIB
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo saat tinjau lokasi kebakaran di kelurahan Mandala, Selasa (1/9/2026).(Foto Takim/CEPOSONLINE.COM)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo saat tinjau lokasi kebakaran di kelurahan Mandala, Selasa (1/9/2026).(Foto Takim/CEPOSONLINE.COM)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA — Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, meminta agar penataan kawasan yang terdampak kebakaran dilakukan secara baik dan terencana. Penataan tersebut dinilai penting, terutama pada wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.

Menurut Wali Kota, salah satu aspek yang perlu menjadi perhatian serius adalah akses jalan di lingkungan permukiman. Kondisi jalan yang sempit dan padat dapat menjadi kendala bagi petugas pemadam kebakaran ketika harus melakukan penanganan di tengah permukiman.

“Kalau terjadi musibah seperti kebakaran, akses harus diperhatikan. Jangan sampai kondisi lingkungan justru menyulitkan petugas pemadam kebakaran untuk masuk dan melakukan pemadaman,” demikian penekanan Wali Kota disela kunjungannya saat tinjau lokasi kebakaran di kelurahan Mandala, Selasa (1/9/2026).

Ia menegaskan, persoalan penataan kawasan tidak hanya berlaku di lokasi yang baru saja terdampak kebakaran, tetapi juga harus menjadi perhatian pemerintah di sejumlah wilayah Kota Jayapura yang memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi.

Karena itu, kawasan pascakebakaran harus ditata kembali secara rapi dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari akses jalan, tata letak bangunan, hingga ruang yang memungkinkan kendaraan dan petugas penanggulangan bencana bergerak dengan cepat.

Wali Kota menilai, penataan yang baik merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya musibah serupa di kemudian hari.

“Ini bukan hanya untuk lokasi kebakaran sekarang. Wilayah-wilayah lain yang penduduknya sangat padat juga harus menjadi pertimbangan. Kita harus melihat bagaimana penataan lingkungan ke depan agar ketika terjadi keadaan darurat, penanganannya tidak terhambat,” tegasnya.

Selain akses bagi kendaraan pemadam, penataan kawasan juga perlu memperhatikan keselamatan masyarakat, jalur evakuasi, serta kemudahan bagi petugas dalam menjangkau titik-titik yang membutuhkan penanganan.

Wali Kota berharap pengalaman dari peristiwa kebakaran yang terjadi saat ini menjadi bahan evaluasi bersama bagi pemerintah dan masyarakat dalam membenahi tata lingkungan permukiman di Kota Jayapura.

Menurutnya, pembangunan dan penataan kawasan tidak cukup hanya mempertimbangkan kebutuhan masyarakat saat kondisi normal, tetapi juga harus memperhitungkan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Dengan demikian, penataan kawasan pascakebakaran diharapkan tidak hanya menjadi langkah pemulihan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun lingkungan permukiman yang lebih tertata, aman, dan memiliki akses yang memadai bagi pelayanan darurat.(*)

Editor : Lucky Ireeuw
kebakaran Pemkot jayapura Ceposonline.com kota jayapura Abisai Rollo