Wali Kota Jayapura Janji Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran Dok 8 Pantai
Yohanes Palen• Jumat, 8 Mei 2026 | 11:35 WIB
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat meninjau lokasi kebakaran di Dok 8 Pantai, Distrik Jayapura Utara, Kamis (7/5/2026). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN)
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo memastikan Pemerintah Kota Jayapura akan segera mengambil langkah cepat membantu para korban kebakaran yang terjadi di kawasan Dok 8 Pantai, Distrik Jayapura Utara, Kamis (7/5/2026).
Saat meninjau langsung lokasi kebakaran, Abisai Rollo menegaskan bahwa pihaknya telah memerintahkan dinas terkait untuk segera melakukan pendataan terhadap warga terdampak agar bantuan dapat segera disalurkan.
“Saya sudah minta Dinas PUPR dan BPBD untuk mendata para korban yang terkena dampak supaya segera mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Jayapura,”ujar Abisai Rollo.
Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya 10 rumah milik warga hangus terbakar dan berdampak pada 10 kepala keluarga (KK) yang kini kehilangan tempat tinggal.
Abisai Rollo mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah membersihkan puing-puing kebakaran sebelum dilakukan penataan ulang kawasan permukiman tersebut.
“Total ada 10 rumah yang terbakar dari 10 kepala keluarga. Saya minta lokasi ini dibersihkan dulu, baru kita tata kembali,”kata pria yang biasa disapa ABR ini.
Menurutnya, Pemkot Jayapura juga berkomitmen membantu pembangunan kembali rumah warga yang terdampak, dengan konsep penataan yang lebih aman untuk meminimalisasi risiko kebakaran di masa mendatang.
“Kita akan tata ulang letak rumahnya. Kalau sebelumnya dibangun terlalu berdempetan, nanti akan kita atur supaya ada jarak antarbangunan,”jelasnya.
Politisi Partai Golkar itu menegaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah seperti kebakaran dan lain sebagainya.
“Pemerintah tidak boleh menutup mata. Kita pastikan akan membantu warga yang terkena dampak. Ini tugas dan tanggung jawab pemerintah,”tegasnya.
Pada kesempatan ini ABR juga menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa warga Dok 8 Pantai.
Ia menyebut kebakaran merupakan bencana yang datang tanpa diduga dan membutuhkan perhatian bersama.
“Namanya musibah, kita tidak pernah tahu kapan datangnya. Secara pribadi saya turut prihatin atas kejadian ini,”ungkapnya.
Ia pun mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, khususnya memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman, mengingat dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.
“Ini sudah kesekian kali terjadi kebakaran di Kota Jayapura.Tentu ini menjadi perhatian serius bagi kita semua. Warga harus lebih berhati-hati,”pesannya.
Diketahui, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.45 WIT. Api dengan cepat membesar dan melalap rumah-rumah warga, sehingga banyak barang tidak sempat diselamatkan.
Api baru berhasil dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Jayapura dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman.
Adapun dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga. (*).