CEPOSONLINE.COM, WAMENA - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas 6 hektare kembali terjadi di kampung Karujaya dan Kama, Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya Kamis (15/10/2026) malam.
Kebakaran tersebut dipicu dari vegetasi tumbuhan yang mengering karena musim kemarau.
Penanganan Karhutla tersebut telah dilakukan dengan cara kerja sama aktif antara petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Jayawijaya, personel Polres Jayawijaya, Kodim 1702/ Jayawijaya, dan warga setempat keberhasil memadamkan kobaran api hingga tak menjangkau pemukiman warga.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, menyatakan, seluruh titik api telah berhasil diatasi dengan baik tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
"Penanganan kebakaran semalam dilakukan melalui kerja sama aktif dengan masyarakat, dibantu oleh Damkar Kabupaten, serta diperkuat oleh personel Damkar dari Kodim. Puji Tuhan, semua sudah bisa diatasi dengan baik," ungkapnya di Mapolres Jayawijaya.
Berdasarkan hasil penelusuran awal, peristiwa kebakaran tersebut murni dipicu oleh faktor alam akibat cuaca ekstrem di musim kemarau.
Teriknya sinar matahari menyebabkan vegetasi dan tanaman di area pemukiman serta perbukitan menjadi sangat kering sehingga sangat rawan terbakar.
"Penyebab pasti munculnya titik api pertama di Kampung Karujaya dan Kampung Kama masih dalam proses penyelidikan, mengingat belum ada saksi mata atau warga yang mengetahuinya."katanya.
Polres Jayawijaya juga selalu mengimbau masyarakat untuk menjaga huta. Sebab, ketika hutan ini rusak dengan cara, bentuk, maupun tujuan apa pun itu merupakan hal yang salah, sebab hutan merupakan sumber kehidupan utama.
"Insiden ini hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau berlangsung.
Pembukaan lahan dengan cara membakar, khususnya saat rumput dalam kondisi kering, sangat berisiko memicu kebakaran hebat yang sulit dikendalikan," pungkasnya. (*)