CEPOSONLINE.COM, WAMENA - Kondisi kapasitas di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wamena sudah sesak, pasalnya satu-satunya Lapas di Papua Pegunungan itu kelebihan nyaris 100 orang atau warga binaan.
Pasalnya daya tampung Lapas Wamena hanya cukup untuk 114 orang, namun kini telah mencapai 210 orang,
Kalapas Wamena Lukas Aponno, SH menyatakan, meskipun saat ini Lapas Wamena mengalami over kapasitas, namun hingga saat ini belum ada penambahan pembangunan dari pemerintah.
Contoh kecil kalau dilihat dari depan temboknya tinggi, namun untuk samping kiri dan kanan serta belakang itu masih sangat rendah dan sudah termakan usia.
"Ada beberapa bagian tembok dari lapas Wamena yang sudah termakan usia atau keropos (rapuh), dan bisa memudahkan warga binaan untuk melarikan diri, sementara untuk bilik sel diisi 20 orang dalam satu kamar, idealnya hanya maksimal 10 orang,"ungkapnya di Lapas Wamena Senin (12/10/2026)
Oleh karena itu, pihaknya juga menginginkan agar pemerintah Provinsi dan 8 Kabupaten bisa memberikan perhatian, paling tidak mungkin diimbau kepada keluarga dari warga binaan untuk bisa datang mengunjungi mereka.
"Kalau tak ada keluarga yang datang mengunjungi warga binaan, pasti yang ada dalam pikiran mereka itu untuk bagaimana melarikan diri saja, tapi kalau ada ada keluarga yang kunjungi memberikan motivasi, dukungan pada mereka mungkin mereka bisa tenang," jelasnya.
"Kami punya warga binaan saat ini untuk perempuan 9 orang, sedangkan untuk laki -laki berjumlah 201 orang yang terdiri dari warga binaan dan juga tahanan baik itu tahanan kejaksaan maupun tahapan pengadilan Negeri kelas II B Wamena," kata Aponno.
Selain itu, Lanjut Kalapas, di Lapas Wamena juga ada warga binaan yang harus mendapat perhatian khusus seperti mereka yang terlibat dengan KKB, namun mereka ini mendukung situasi keamanan dalam Lapas Wamena, bersama dengan 4 shift pengamanan dari Lapas Wamena yang bertugas secara bergantian dari pagi hingga malam.
"Kami memang diinstruksikan dari pusat bagi lapas yang merasa kurang aman, bisa meminta dukungan BKO dari Polres Jayawijaya, Kodim 1702/ Jayawijaya dan Brimob Batalyon D Wamena, dan sejauh ini koordinasi kami basih berjalan baik," tutupnya.(*)
Editor : Weny Firmansyah