CEPOSONLINE.COM, WAMENA -Kondisi tanah dan suhu udara yang sejuk menjadikan Jayawijaya sebagai daerah yang subur, hingga tanaman apapun yang ditanam bisa bertumbuh subur tanpa bantuan pupuk.
Dan ini sudah terbukti banyak sayuran asli dari lembah Baliem tumbuh subur bahkan menjadi komoditi andalan dari Pemkab Jayawijaya.
Namun seiring dengan perkembangan zaman, ada saja oknum masyarakat yang memanfaatkan kondisi suburnya tanaman dengan menanam tanaman ganja.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH mengakui suburnya pembudidayaan ganja dan pasaran yang mudah di wilayah Kabupaten Jayawijaya memicu beberapa oknum masyarakat mulai banyak yang menanam narkotika ini secara sembunyi -sembunyi di beberapa tempat yang dipastikan luput dari pengawasan dan pandangan masyarakat lainnya.
"Adanya praktek penanaman ganja yang ditemukan, menggarisbawahi tantangan penegakan hukum di wilayah Lembah Baliem, di mana kontur geografis yang ekstrem dan isolasi wilayah kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk membudidayakan komoditas terlarang,"ungkapnya Senin (31/8/2026) di Wamena.
Dikatakan, faktor geografis yang menjadi kendala utama dalam pengawasan, hal ini terjadi karena akseblitas yang terbatas, artinya banyak titik perkebunan hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki selama berjam-jam menembus hutan yang rapat dan dipisahkan kali -kali kecil, selain itu keterbatasan jangkauan.
"Disisi lain lokasi yang digunakan untuk menanam ganja menjadi jalur perlintasan tradisional sehingga pergerakan benih atau hasil olahan ganja sering memanfaatkan jalur-jalur tikus," Kata Kasat Narkoba ini. (*)