CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Koops TNI Habema menyampaikan keprihatinan dan rasa duka atas insiden ledakan yang mengakibatkan warga sipil menjadi korban di Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Kamis, (18/6/2026).
Menanggapi berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat pasca kejadian tersebut, Koops TNI Habema memberikan klarifikasi berdasarkan data dan laporan satuan yang bertugas di lapangan.
Berdasarkan catatan kegiatan operasi yang dimiliki Koops TNI Habema, tidak terdapat patroli TNI yang bergerak menuju maupun melaksanakan aktivitas di Kampung Danggoa dan sekitarnya pada saat insiden terjadi. Selain itu, laporan dari satuan yang bertugas juga menyebutkan tidak ada penggunaan granat maupun bahan peledak oleh personel TNI dalam pelaksanaan tugas di wilayah tersebut pada waktu kejadian.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, mengatakan bahwa klarifikasi tersebut disampaikan untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus menghindari kesimpangsiuran informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa warga. Berdasarkan data kegiatan satuan yang kami miliki, tidak ada patroli TNI yang berada di Kampung Danggoa saat kejadian berlangsung. Namun demikian, kami menghormati proses investigasi yang sedang berjalan agar penyebab kejadian dapat diketahui secara jelas dan objektif,” ujar Letkol Inf Wirya Arthadiguna kepada media saat menggelar jumpa pers pada jumat, (19/6/2026).
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini penyebab pasti ledakan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.
“ Karena itu, seluruh pihak diharapkan memberikan ruang bagi proses investigasi untuk berjalan secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta di lapangan,” ujarnya.
Koops TNI Habema juga menyatakan dukungannya terhadap upaya penanganan para korban serta siap membantu langkah-langkah kemanusiaan yang diperlukan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Kami mendukung penuh penanganan terhadap para korban dan siap membantu langkah-langkah kemanusiaan yang diperlukan bersama pemerintah daerah maupun instansi terkait. Yang terpenting saat ini adalah keselamatan warga serta proses penyelidikan dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Sejalan dengan komitmen menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Papua, Koops TNI Habema mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap tenang, mengedepankan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, serta bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif demi kepentingan masyarakat,” tutupnya. (*)