CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Sebanyak 10 pemuda Orang Asli Papua (OAP) dari Kabupaten Jayapura mendapat bekal keterampilan perbengkelan sepeda motor melalui pelatihan yang digelar Astra Motor Papua pada 5-16 Oktober 2026.
Program ini diharapkan membuka peluang bagi peserta untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha bengkel secara mandiri.
Atas kontribusinya dalam pelatihan tersebut, Astra Motor Papua menerima piagam penghargaan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura.
Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap keterlibatan dunia usaha dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, mengatakan, kolaborasi pemerintah daerah dengan dunia usaha penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja.
“Kami berterima kasih kepada Astra Motor Papua atas kerja sama yang terjalin dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10/2026).
Menurutnya, pelatihan berbasis praktik dapat membantu peserta memperoleh keterampilan teknis sekaligus mempersiapkan diri menghadapi lingkungan kerja profesional. Dengan bekal tersebut, para peserta diharapkan memiliki pilihan untuk bekerja di industri otomotif, mengembangkan karier, atau membuka usaha perbengkelan sendiri.
Pelatihan yang berlangsung di Main Dealer Astra Motor Papua itu mencakup materi teori dan praktik perawatan serta perbaikan dasar sepeda motor.
Peserta mempelajari berbagai komponen dan sistem kendaraan, mulai dari sistem karburator, injeksi PGM-FI, CVT, sistem pengereman, penggantian oli, perawatan ban, sistem kelistrikan, hingga penyetelan komponen sepeda motor.
Tidak hanya belajar di tempat pelatihan, peserta juga mengikuti On The Job Training (OJT) di bengkel resmi Honda atau AHASS.
Melalui kegiatan ini, mereka memperoleh pengalaman langsung mengenai pekerjaan mekanik, pelayanan pelanggan, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta budaya kerja profesional.
Pengalaman praktik tersebut menjadi bagian penting untuk membantu peserta mengenali situasi kerja yang sesungguhnya, sekaligus menerapkan keterampilan yang telah dipelajari selama pelatihan.
Service Manager Astra Motor Papua, Randy Maulana Yusuf, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura, khususnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, atas kepercayaan yang diberikan kepada perusahaannya untuk berkolaborasi dalam program tersebut.
Menurut Randy, penghargaan yang diterima menjadi motivasi bagi Astra Motor Papua untuk terus mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di Papua.
“Bagi kami, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia di Papua,” ujar Randy.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal untuk memperoleh pekerjaan di industri otomotif maupun membangun usaha perbengkelan secara mandiri.
“Kami berharap keterampilan yang diperoleh para peserta selama pelatihan dapat menjadi bekal berharga untuk meraih masa depan yang lebih baik, baik dengan bekerja di industri otomotif maupun dengan membangun usaha perbengkelan secara mandiri,” tutupnya. (*)
Editor : Elfira Halifa