Antrean Mengular di SPBU Masohi, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman hingga Lebih dari 11 Hari

Rohana Wenggi • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 08:48 WIB
Antrian kendaraan  di SPBU Masohi Kabupaten Maluku, yang mulai mengular, Selasa (4/8/2026).
(CEPOSONLINE.COM_PERTAMINA)
Antrian kendaraan  di SPBU Masohi Kabupaten Maluku, yang mulai mengular, Selasa (4/8/2026). (CEPOSONLINE.COM_PERTAMINA)

CEPOSONLINE.COM,MASOHI - Antrean kendaraan yang mengular di SPBU Kota Masohi belakangan ini memicu kekhawatiran masyarakat akan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Namun, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan pasokan BBM di Kabupaten Maluku Tengah tetap aman dan penyaluran berlangsung normal.

Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas menjelaskan, kepadatan yang terjadi bukan disebabkan kelangkaan BBM, melainkan karena SPBU tersebut merupakan satu-satunya SPBU reguler di Kota Masohi yang melayani penjualan BBM subsidi, yakni Pertalite dan Biosolar. 

Sementara itu, stok di Fuel Terminal (FT) Masohi dipastikan dalam kondisi mencukupi dengan ketahanan rata-rata lebih dari 11 hari untuk seluruh jenis produk BBM.

“Kami terus memantau kondisi di lapangan, termasuk melalui sistem CCTV, untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar setiap hari sesuai jam operasional,” katanya.

Menurutnya, Fuel Terminal Masohi juga disiagakan untuk menambah pasokan apabila sewaktu-waktu diperlukan guna mengurangi kepadatan antrean di SPBU.

Di sisi lain, Pertamina mengingatkan pentingnya penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran agar kuota yang telah ditetapkan pemerintah dapat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Untuk itu, pengawasan dilakukan bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

“Pertamina secara rutin melakukan evaluasi terhadap transaksi pembelian BBM subsidi. Hasilnya, lebih dari 60 nomor polisi kendaraan di wilayah Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon telah diblokir karena terindikasi melakukan pembelian yang tidak sesuai ketentuan,” jelasnya.

Selain memperketat pengawasan, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk mengevaluasi kebutuhan kuota BBM, terutama sebagai langkah antisipasi jika terjadi peningkatan konsumsi masyarakat menjelang akhir tahun.

Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk maupun layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135. (**)

Editor : Lucky Ireeuw
pertamina maluku Ceposonline.com BBM