Di Boven Digoel, Remaja 15 Tahun Dilaporkan Hilang di Hutan Saat Mencari Ikan 

Yulius Sulo • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 10:08 WIB
Tim SAR gabungan saat mempersiapkan diri untuk melakukan upaya pencarian terhdap seorng remaja yang dilaporkan hilang di hutan saat mencari ikan, Rabu (23/9/2026) 

(CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Tim SAR gabungan saat mempersiapkan diri untuk melakukan upaya pencarian terhdap seorng remaja yang dilaporkan hilang di hutan saat mencari ikan, Rabu (23/9/2026)  (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA) 

CEPOSONLINE.COM, BOVEN DIGOEL – Seorang remaja berusia 15 tahun, Hobertus Sononggai, dilaporkan hilang di kawasan hutan Kampung Iwot, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, setelah terpisah dari keluarganya saat mencari ikan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Merauke melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel mengerahkan Tim Rescue untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Hobertus dilaporkan terakhir kali terlihat pada Senin (21/9/2026) pagi. Saat itu, korban bersama keluarganya masuk ke kawasan hutan untuk mencari ikan.

Namun, sebelum rombongan tiba di sungai, korban terpisah dari keluarganya. Hingga sore hari, Hobertus tidak kunjung kembali ke bivak atau tempat penampungan sementara yang menjadi titik berkumpul keluarga.

Pihak keluarga kemudian berupaya melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi, tetapi korban belum ditemukan. Perwakilan keluarga, Yosua, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel.

Berdasarkan laporan yang diterima, korban diketahui mengenakan pakaian berwarna merah dengan garis atau strip berwarna putih saat terakhir terlihat.

Setelah menerima laporan, Tim Rescue Pos SAR Boven Digoel langsung berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait dan bergerak menuju lokasi yang menjadi titik terakhir keberadaan korban atau Last Known Position (LKP).
"Kami telah memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Boven Digoel dan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan upaya pencarian, " kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rabu (23/9/2026). 

Menurutnya, tim diberangkatkan sekitar pukul 06.00 WIT. Lokasi kejadian berjarak sekitar 7,69 kilometer arah utara dari Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel, dengan radial 349,94 derajat.

Lokasi tersebut berada pada koordinat 6°2'41.24"S - 140°18'35.66"E. Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIT dengan estimasi waktu perjalanan kurang lebih tiga jam.

Sebanyak enam personel Tim Rescue dikerahkan dalam operasi pencarian tersebut bersama unsur SAR gabungan, yakni Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel, Polsek Mandobo/Polres Boven Digoel serta Koramil Boven Digoel.

Untuk mendukung pencarian di medan hutan, tim membawa sejumlah peralatan, di antaranya satu unit truk personel, dua unit sepeda motor, satu unit telepon satelit, dua unit Handy Talky (HT), dua unit GPS navigasi serta perlengkapan pendukung operasi SAR lainnya.
Sementara kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin berkisar 0–10 kilometer per jam dari arah timur hingga utara.

Basarnas mengimbau masyarakat di sekitar Kampung Iwot yang mengetahui keberadaan atau menemukan tanda-tanda keberadaan Hobertus Sononggai agar segera melaporkannya kepada Pos SAR Boven Digoel maupun unsur SAR gabungan yang berada di lapangan.

Hingga operasi pencarian dilaksanakan, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran untuk menemukan korban.(*)

Editor : Lucky Ireeuw
Ceposonline.com boven digoel