Polisi Datang Bawa Kopi ke Kampung Wardo Biak, Ternyata Ini yang Dibicarakan

Elfira Halifa • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 05:44 WIB
Bhanbinkamtibmas Polsek Biak Barat, Brigpol Yance saat menyambangi warga dengan inovasi "Kopi Keliling Muramuma" di Kampung Wardo, Distrik Biak Barat, Kabupaten Biak Numfor, Selasa (8/9/2026).(CEPOSONLINE.COM/HUMAS POLRES BIAK)
Bhanbinkamtibmas Polsek Biak Barat, Brigpol Yance saat menyambangi warga dengan inovasi "Kopi Keliling Muramuma" di Kampung Wardo, Distrik Biak Barat, Kabupaten Biak Numfor, Selasa (8/9/2026).(CEPOSONLINE.COM/HUMAS POLRES BIAK)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Tidak selalu harus melalui forum resmi untuk menyampaikan pesan keamanan. Di Kampung Wardo, Distrik Biak Barat, Kabupaten Biak Numfor, secangkir kopi justru menjadi cara sederhana polisi mendekatkan diri dengan masyarakat.

Melalui inovasi “Kopi Keliling Muramuma”, Bhabinkamtibmas Polsek Biak Barat, Brigpol Yance, menyambangi warga pada Selasa (8/9/2026). Kopi gratis dibagikan, obrolan pun mengalir dalam suasana santai dan kekeluargaan.

Di sela-sela obrolan, Yance menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada warga.

Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak membiarkan persoalan kecil berkembang menjadi gangguan keamanan.

Pesan keselamatan berlalu lintas juga ikut disampaikan. Warga diingatkan untuk tidak mengonsumsi minuman keras ketika berkendara serta selalu menggunakan helm.

Namun, ada pesan lain yang tak kalah penting. Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan, warga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Yance juga mengingatkan agar puntung rokok tidak dibuang sembarangan karena dapat menjadi sumber api, terutama ketika kondisi lingkungan kering.

“Kami juga meminta kepada seluruh warga, apabila melihat atau menemukan titik api maupun gangguan kamtibmas lainnya, agar segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas atau langsung ke Polsek Biak Barat,” ujar Yance, dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Rabu (9/92026).

Bagi polisi, kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan kopi. Pertemuan langsung dengan warga menjadi ruang untuk mendengar sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan tanpa jarak.

Pendekatan seperti ini juga diharapkan membuat masyarakat tidak ragu menghubungi polisi ketika menemukan persoalan di lingkungan mereka, termasuk saat melihat titik api atau potensi gangguan kamtibmas.

Warga Kampung Wardo menyambut positif kegiatan tersebut. Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam suasana santai membuat komunikasi antara polisi dan masyarakat terasa lebih dekat.

Dari secangkir kopi dan obrolan sederhana, pesan tentang keamanan pun diharapkan lebih mudah diterima. Sebab, menjaga kampung tetap aman bukan hanya tugas polisi, tetapi juga membutuhkan kepedulian warga yang setiap hari hidup dan beraktivitas di dalamnya.(*)

Editor : Elfira Halifa
BIAK polri