Marching Band Pelajar Meriahkan Penutupan Festival Budaya Biak Melanesia 2026, Lagu Mafafu Romawa Me

Ismail Ceposonline • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:24 WIB
Marching Band yang melakukan atraksi pada garis finish, pada penyelenggaraan Festival Budaya Biak Melanesia 2026, Rabu (21/10).
Marching Band yang melakukan atraksi pada garis finish, pada penyelenggaraan Festival Budaya Biak Melanesia 2026, Rabu (21/10). 

CEPOSONLINE.COM, BIAK NUMFOR – Parade marching band dari sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA memeriahkan hari terakhir Festival Budaya Biak Melanesia 2026, Rabu (21/10). Ratusan warga memadati sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Imam Bonjol untuk menyaksikan atraksi musik para pelajar.

Dimulai dari depan Kantor Telkom, rombongan marching band tampil memukau dengan permainan alat musik dan formasi yang kompak. Menariknya, sepanjang rute peserta membawakan lagu berbahasa Byak, salah satunya Mafafu Romawa, serta sejumlah lagu daerah Biak lainnya.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran sekitar 150 siswa-siswi marching band SMA Negeri 4 Kota Jayapura yang turut ambil bagian dalam parade tersebut. Kehadiran mereka menambah warna tersendiri dalam perhelatan budaya yang berlangsung di Kabupaten Biak Numfor.

Alunan musik yang menggema di pusat Kota Biak mengundang perhatian masyarakat. Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias menyaksikan penampilan setiap kelompok, bahkan banyak yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam.

Di garis finis, Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy Kapisa bersama Ketua TP PKK Biak Numfor dan jajaran Gabungan Organisasi Wanita (GOW) menyambut langsung para peserta dari panggung kehormatan.

Satu per satu kelompok marching band memasuki kawasan finis sambil mempersembahkan penampilan terbaik mereka di hadapan tamu undangan dan masyarakat.

Selain menjadi hiburan, parade ini turut memperkenalkan dan melestarikan lagu-lagu daerah Biak melalui kreativitas generasi muda. Perpaduan musik modern dengan kekayaan budaya lokal menjadi daya tarik tersendiri dalam festival tahun ini.

Sementara itu, aparat kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas serta menempatkan personel pengamanan di sejumlah titik sepanjang jalur kegiatan untuk memastikan kelancaran parade.

Seluruh rangkaian berlangsung aman dan tertib. Antusiasme masyarakat serta keterlibatan pelajar dari Biak dan Kota Jayapura menjadi bagian dari kemeriahan hari terakhir Festival Budaya Biak Melanesia 2026. 

"Terimakasih bapak Bupati Biak Numfor, kami harap kegiatan Festival Budaya Biak ini terus digelar dan menjadi agenda rutin tiap tahun, karena kami juga bisa melihat anak-anak kita yang semakin cinta budaya Biak, tidak hanya orang Biak itu sendiri tapi semua kami," ujar salah satu pedanga pinang di jalan Jenderal Sudirman. (*).

Editor : Lucky Ireeuw
festival budaya biak Biak Papua Ceposonline.com