Dukung Destinasi Wisata Papua, 12 Barista Ikut Pengembangan Kompetensi 

Fiktor Palembangan • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 15:51 WIB
Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra membuka kegiatan pengembangan kompetensi Barista Kopi Papua, di Asana Hotel, Rabu (23/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/ FIKTOR PALEMBANGAN)
Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra membuka kegiatan pengembangan kompetensi Barista Kopi Papua, di Asana Hotel, Rabu (23/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/ FIKTOR PALEMBANGAN) 

CEPOSONLINE.COM, BIAK-Pemerintah daerah terus mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) Barista Kopi Papua dalam rangka mendukung pengembangan sektor pariwisata. Salah satunya dilakukan dengan  pengembangan kompetensi Barista Kopi Papua. 


“Di era modern, daya tarik sebuah destinasi wisata tidak hanya bertumpu pada keindahan alam semata, melainkan juga pada kualitas pelayanan, keunikan kuliner, dan kesiapan SDM lokal dalam menyambut wisatawan,” ujar Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra saat membuka kegiatan pengembangan kompetensi Barista Kopi Papua mewakili Gubernur Papua Matihus Fakhiri, di Asana Hotel, Rabu (23/9/2026). 


Dikatakan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini menjadi salah satu motor penggerak utama perekonomian daerah. Kopi Papua dengan cita rasa khas dan keunikan geografisnya, telah menjadi salah satu komoditas unggulan yang sangat diminati, baik di tingkat nasional maupun internasional.  


“Kopi bukan lagi sekadar minuman atau komoditas niaga biasa. Kopi telah menjelma menjadi gaya hidup dan bagian dari pengalaman wisata  atau coffee tourism,” katanya.


“Di sinilah peran penting seorang Barista, seseorang yang meracik dan menyajikan secangkir kopi dengan standar kualitas tinggi, sekaligus menjadi duta pariwisata yang menceritakan narasi di balik biji kopi asal Papua,” lanjut Markus Mansnembra.


Ia juga menyatakan, menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua yang telah menginisiasi kegiatan strategis ini.


 “Ini adalah langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan meningkatkan standar kompetensi pemuda-pemudi kita di sektor food and beverage,” pungkasnya.

 

Sekedar diketahui, pengembangan kompetensi dan sertifikasi Barista ini diikuti 12 orang, diantaranya ; 6 Barista asal Kabupaten Biak Numfor, dan masing-masing 2 orang dari Kabupaten Supiori, Kepulauan Yapen dan Waropen.(*)

Editor : Weny Firmansyah
BIAK Ceposonline.com wisata