Ratusan ASN di Lingkup Pemkab Biak Numfor Diwajibkan Ujian Profiling 

Fiktor Palembangan • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 22:43 WIB
Pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor tengah mengukuti ujian profiling ASN berbasis Computer Assisted Test (CAT), di SMA YPK 2, Biak Senin (21/9/2026). 

(CEPOSONLINE.COM/FIKTOR PALEMBANGAN)
Pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor tengah mengukuti ujian profiling ASN berbasis Computer Assisted Test (CAT), di SMA YPK 2, Biak Senin (21/9/2026).  (CEPOSONLINE.COM/FIKTOR PALEMBANGAN)

 

CEPOSONLINE.COM, BIAK-Ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengukuti ujian profiling ASN atau Profiling ASN (ProASN) berbasis Computer Assisted Test (CAT), di SMA YPK 2, Senin (21/9/2026).  

 

Ujian profiling yang dibagi dalam beberapa sesi ini diikuti pejabat eselon II, III dan dilakukan dengan pengawasan ketat. Setiap peserta tidak diperbolehkan membawa Hand Phone (HP) atau peralatan lainnya. 

 

Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam melakukaan penataan birokrasi dan manejeman ASN dengan baik, salah satunya melalui profiling ASN. Pasalnya dengan profiling ASN ini akan didapatkan Gambaran tentang pemetaan potensi, kompetensi, dan preferensi karier pejabat struktural maupun fungsional secara objektit. 

 

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, kita berharap juga dilakukan oleh kabupaten yang ada di Papua,” ujarnya saat memberikan pengarahan pada pembukaan Profiling ASN, Ujian Dinas Tingkat I dan Tingkat II serta Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) Tahun 2026, di Asana Hotel, Sabtu lalu. 

 

Dijelaskan profiling perlu dilakukan dalam rangka mendukung manajemen talenta dimana akan didapatkan data objektif yang valid untuk membangun peta talenta instansi. Selain itu, juga akan membantu penampatan jabatan secara tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki ASN, artinya, lanjut Nur Hasan, memastikan penempatan, promosi, atau mutasi pegawai sesuai dengan keahlian dan potensinya, bukan sekadar senioritas. 

 

“Jadi banyak hal yang didapatkan dari profiling, ini juga akan menjadi acuan dalam merancang program pelatihan, diklat, coaching, atau mentoring yang tepat sasaran bagi setiap individu. Selain itu juga akan menudukung penerapan sistem merit, artinya mendukung reformasi birokrasi agar pengelolaan SDM aparatur lebih transparan, terukur, dan profesional.

 

Sekedar diketahui,aspek yang mennadi penilaian dalam Pro ASN atau profiliung adalah mengukur kemampuan memimpin dan beradaptasi dengan lingkungan kerja, memotret kemampuan kognitif dan perilaku kerja, menilai penguasaan teknologi untuk mendukung birokrasi modern dan mengetahui arah minat serta pengembangan pegawai ke depan. 

 

Sementara itu, Pj. Sekda Kabupaten Biak Numfor Zacharias L. Mailoa mengatakan, kegiatan ini bukan hanya sekadar formalitas administratif untuk kenaikan pangkat atau jenjang karier, melainkan momentum penting dalam memetakan potensi serta meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur kita.

 

“Melalui kegiatan profiling ASN, kita ingin mendapatkan data akurat mengenai kompetensi, kualifikasi, dan potensi Saudara sekalian. Data ini sangat krusial dalam menempatkan pegawai yang tepat pada posisi yang tepat, guna mendukung akselerasi pembangunan di Kabupaten Biak Numfor,” ujarnya.

 

Sementara ujian Dinas Tingkat I dan II serta Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat, kata Pj. Sekda, merupakan amanat regulasi untuk mengukur tingkat kemampuan dan kelayakan seorang PNS dalam memikul tanggung jawab jabatan yang lebih tinggi. 

 

“Kenaikan pangkat berarti kenaikan tanggung jawab. Pangkat yang lebih tinggi harus tercermin dari kinerja yang lebih baik, kedisiplinan yang lebih tinggi, serta keteladanan dalam bekerja,” tandasnya.(*)

Editor : Weny Firmansyah
BIAK Ceposonline.com