CEPOSONLINE.COM, BIAK-Salah satu poin penting yang disampaikan Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM di pidato kenegaran adalah sinergitas program strategis nasional di Kabupaten Biak Numfor telah berjalan dengan baik.
“Sinergitas program strategis nasional, program yang digagas oleh Bapak Presiden Prabowo di Kabupaten Biak Numfor sudah berlangsung dengan baik dan terus dilakukan,” ujar Bupati di pidato kenegaraan yang berlangsung di Gedung Negara Biak Numfor 01, Sabtu (15/08).
Adapun program strategis nasional dimaksud diantaranya, sekolah rakyat, rencana pembangunan Bandar Antariksa, program makan bergizi gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), penurunan angka tunting dan kemiskinan ekstrim, dan cek kesehatan gratis.
Dikatakan, khusus untuk Sekolah Rakyat oleh Mendagri Bapak Tito Karnavian telah melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking, pada tanggal 1 Agustus 2026.
“Kehadiran Bpk. Mendagri dan Ibu (Ketua Umum TP PKK) melakukan peletakan batu pertama secara langsung sebagai perwakilan pemerintah pusat adalah bentuk perhatian khusus dan patut kita apresiasi dan ucapkan terima kasih,” ujarnya.
Sekolah Rakyat dibangun dari dana APBN tahun 2026 dengan pagu sebesar Rp. 340,9 miliar. Program nasional yang digagas oleh Bpk. Presiden Prabowo Subianto bertujuan memperluas akses dan mutu pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu atau rentan ketegori desil 1 dan 2.
Sementara untuk Proyek Strategis Nasional Bandara Antariksa, lanjut Bupati, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor sangat mengapresiasi dan mendukung serta berkomitmen untuk memastikan proyek strategis nasional Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bandar Antariksa di Biak Numfor dapat berjalan lancar, tepat waktu dan berdampak positif serta mengakomodir ekosistem kebutuhan masyarakat serta daerah.
“Proyek Strategis Nasional ini kini sedang memasuki tahapan penyusunan masterplan dan penyusunan regulasi turunan oleh BRIN. Komunikasi, advokasi dan edukasi menjadi instrumen sinergi kolektif antara BRIN, Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor bersama Masyarakat Adat, Pemilik Ulayat yang telah berjalan baik menegaskan policy brief dan rekomendasi untuk kesejahteraan masyarakat dan kepentingan nasional,” lanjutnya.
Diprogram MBG, Markus Mansnembra mengatakan kalau program ini telah menjangkau kurang lebih 15.709 siswa dan tenaga pendidik, serta 2.429 ibu hamil, ibu menyesui, dan balita. Program ini tersebar di 19 distrik. Sedangkan untuk program KDMP telah dibangun di 3 lokasi, yaitu di Warsansan, Yopdi dan Karuiberik. Secara keseluruhan akan dibangun di 236 Kampung dan 14 Kelurahan.
Demikian halnya untuk program KMNP, secara keseluruhan telah dibangun 11 KMNP dari 61 yang diusulkan. Dari 61 telah ditetapkan dalam SK sebanyak 31 lokasi dan rencananya akan dibangun tahun depan. Sebanyak 11 Kampung Nelayan Merah Putih yang sementara dibangun di tahun 2026, masing-masing 3 lokasi di Biak bagian Utara, 3 di bagian Timur, 3 di bagian Barat dan 2 di Pulau Numfor.
Lalu untuk Program Cek Kesehatan Gratis, lebih jauh dijelaskan, telah melayani kurang lebih 13.932 orang. Program pelayanan kesehatan gratis ini menjadi sebuah keharusan. Sedangkan untuk Penurunan Angka Stunting dan Kemiskinan Estrim, telah berhasil melakukan penurunan angka stunting dan angka kemiskinan melalui berbagai aksi nyata. (*)
Editor : Weny Firmansyah