Di Pembukaan Literasi Biak Cerdas, Tiga Inovasi Baru Dilaunching

Fiktor Palembangan • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:59 WIB
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM menyerahkan secara simbolis “Kartu Bapak Tua (bantuan pendidikan untuk anak)” di Lapangan Gelanggang Remaja Cenderawasih Biak, Kamis (20/08/2026). (CEPOSONLINE.COM/FIKTOR PALEMBANGAN)
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM menyerahkan secara simbolis “Kartu Bapak Tua (bantuan pendidikan untuk anak)” di Lapangan Gelanggang Remaja Cenderawasih Biak, Kamis (20/08/2026). (CEPOSONLINE.COM/FIKTOR PALEMBANGAN)

CEPOSONLINE.COM, BIAK- Pembukaan Festival Literasi Biak Cerdas Tahun 2026 dihadiri ribuan pelajar dari berbagai sekolah, di Lapangan Gelanggang Remaja Cenderawasih Biak, Kamis (20/8/2026). 

 

Acara pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM bersama Wakil Bupati Jimmy C.R Kapissa.

 

Ada tiga inovasi baru yang dilaunching bersamaan dengan pembukaan festival ini, diantara, program “Mambri Mansonanem ( Menabung 2 ribu menyongsung masa depan gemilang, “Festival Toilet Sekolah tahun 2026” dan “Kartu Bapak Tua (bantuan pendidikan untuk anak)”.

 

 “Festival Literasi Biak Cerdas 2026 adalah momentum strategis untuk membangkitkan kembali minat baca dan budaya belajar di tengah anak-anak kita sejak usia dini,” ujar Bupati kepada wartawan. 

 

 “Melalui program inovasi, berbagai rangkaian perlombaan dan kegiatan edukatif yang melibatkan ribuan siswa se-Kabupaten Biak Numfor, kita ingin membuktikan bahwa anak-anak Biak memiliki potensi, bakat, dan daya saing yang hebat,” lanjutnya 

 

Bupati juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berkomitmen penuh untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Generasi cerdas dinilai sebagai kunci utama menyongsong masa depan Kabupaten Biak Numfor yang lebih baik. 

 

 “Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, hingga cakap dalam mengelola keuangan di era modern. Karena itu program yang dilaunching dengan gerakan menabung Rp. 2.000 cukup baik bagi anak dan kami berterima kasih pada semua pihak yang mendukung, termasuk kepada OJK Provinsi Papua," tandasnya. 

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor Kamaruddin, S.Pd kembali menjelasakan, bahwa Kartu Bapak Tua adalah lanjutan dari program, Kartu Biak Cerdas, dimana bantuan yang diberikan kepada anak-anak Papua itu bisa digunakan untuk beli seragam, buku dan lain-lain. 

 

Lalu untuk Festival Toilet Sekolah, lanjut Kamaruddin, pihaknya ingin mengintervensi percepatan penanganan toilet di sekolah dengan cara yang mengembirakan. 

 

“Kita bikin festival toilet selama 1 tahun, dan penilaian ini mulai berjalan awal September, dan hasilnya diumukan di Desember. Saya sudah janjikan kepada sekolah dengan toilet terbaik itu hadiah uang tunai Rp. 20 juta,” ujarnya. 

 

Lalu untuk Gerakan Mamri Mansonanem, dijelaskan, bahwa gerakan itu adalah gerakan menabung Rp 2.000 per hari bagi setiap siswa bekerja sama dengan Bank BPR Bosnik. 

 

 “Melalui gerakan Mambri Mansonanem ini, kita mengajarkan ke anak-anak tentang pentingnya menabung, dan dimulai dari Rp. 2.000 per hari, lebih juga lebih bagus,” ucapnya. (*)

Editor : Weny Firmansyah
BIAK Ceposonline.com Markus Mansnembra