Didampingi Bupati, Mendagri Kunjungi  Kampung Nelayan Samber Binyeri

Fiktor Palembangan • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 08:58 WIB
Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra mendampingi Mendagri Tito Karnavian menyempatkan diri melihat dari dekat Kampung Kalamo Samber Binyeri di Distrik Yendidori, Minggu (2/8/2026). (CEPOSONLINE.COM/FIKTOR PALEMBANGAN)
Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra mendampingi Mendagri Tito Karnavian menyempatkan diri melihat dari dekat Kampung Kalamo Samber Binyeri di Distrik Yendidori, Minggu (2/8/2026). (CEPOSONLINE.COM/FIKTOR PALEMBANGAN)

CEPOSONLINE.COM, BIAK-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Biak Numfor menyempatkan diri mengunjungu Kampung Nelayan Moderen (Kalamo) Samber Binyeri, di Distrik Yendidori, Minggu (02/08). Ini adalah kunjungan kedua Tito Karnavian ke Kampung Samber Binyeri setelah sebelumnya ikut bersama mantan Presiden Jokowi pada tahun 2023. 

Kampung Nelayan Modern (Kalamo) Samber Binyeri dijadikan proyek percontohan nasional oleh Presiden Prabowo Subianto karena dinilai terbukti sukses meningkatkan produksi perikanan nelayan hingga hampir 60 persen. Bahkan hal itu disampaikan pada kegiatan rapat kerja kepala daerah seluruh Indonesia beberapa waktu lalu. 

“Kabupaten Biak Numfor memiliki potensi perikanan yang luar biasa, jika dikelola dengan baik dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan tentunya juga dapat mendorong pendapatan asli daerah,” ujar Tito. 

Potensi perikanan dan kelautan ini, lanjutnya, perlu dikembangkan melalui hilirisasi industri perikanan sehingga hasil laut tidak lagi hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, namun dalam bentuk produk sehingga perlu didukung oleh investor. 

Terkait dengan itu, Tito menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Biak Numfor memperkuat kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengundang investor mengembangkan industri hilirisasi perikanan, dengan tunjuan pengelolaan sektor perikanan dapat dilakukan berkelanjutan yang pada akhirnya berdampaik pada kesejahteraan masyarakat. 

"Industri perikanan ini perlu ada, jadi jangan hanya mengirim ikan keluar. Misalnya, di Biak perlu ada pangalengan ikan, tempung ikan, dan sejumlah lainnya. Dengan begitu, maka membuka lapangan kerja baru, dan memperpanjang rantai ekonomi di daerah, ya termasuk akan memberikan dampak terhadap pendapatan asli daerah,” tuturnya. 

Sementara itu Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra mengatakan, kunjungan Mendagri ke Kalamo Samber Binyeri karena menjadi percontohan di Indonesia dan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo. Selain itu, tahun 2023 lalu, Mendagri sempat mendampingi Presiden Jokowi melihat langsung progres pengoperasian Kalamo Samber Binyeri yang saat itu mulai difungsikan.  

"Beliau (Mendagri) pernah mengunjungi kawasan Kalamo  Samber Binyeri, mendampingi mantan Presiden Jokowi, dan kebetulan beliau kunjungan kerja lalu kesana untuk melihat perkembangannya yang kini menjadi salah satu percontohan nasional," ujar Bupati kepada wartawan

"Jadi kunjungan Beliau kesana, ini melihat langsung operasional koperasi dan kampung nelayan, dan Beliau memberikan apresiasi karena Kampung Samber-Binyeri selalu disebut oleh Presiden maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai kampung percontohan," lanjutnya. (*)

Editor : Weny Firmansyah
Biak Papua Mendagri Ceposonline.com