CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA – Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang selama ini dilakukan di kantor pos, bank dan beberapa tempat lainnya, direncanakan semua akan dipusatkan di Koperasi Desa/ Kota Merah Putih (KDKMP).
Strategi ini, diharapkan bisa menghidupkan aktifitas koperasi desa yang sebagian sudah mulai beroperasi awal Oktober ini.
Hanya saja, mekanisme penyaluran Bansos lewat koperasi desa ini masih perlu persiapkan dengan baik agar tidak ada kendala pada pelaksanaannya nanti.
Seperti dilansir Antara, Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono mengatakan skema penyaluran bansos melalui KDKMP masih dimatangkan, pemerintah perlu mensinergikan mekanisme tersebut dengan bank penyalur, termasuk Himbara, serta PT Pos Indonesia.
“Skemanya memang direncanakan begitu. Semuanya akan ditransaksikan di Koperasi Desa/ Kota Merah Putih (KDKMP). Namun, mekanismenya harus dimatangkan supaya ketika operasional tidak ada kendala,” katanya di Magelang, Minggu (18/10/2026).
Ia menyampaikan hal tersebut setelah pemantauan operasional beberapa KDKMP di Kabupaten Magelang.
Ia menyampaikan pemerintah mulai mengecek mekanisme transaksi bersama BNI serta menyiapkan pengujian di lapangan sebelum penerapan lebih luas.
Ia berharap skema ini mempermudah penerima manfaat sekaligus menggerakkan ekonomi desa. Namun, kepastian waktu pelaksanaan masih menunggu kesiapan mekanisme dan koordinasi seluruh pihak terkait.
Wakil Bupati Magelang Sahid mengatakan skema atau regulasi penyaluran Bansos melalui KDKMP harus perlahan dan benar-benar matang. Namun, ia yakin program pemerintah ini akan terlaksana.
"Pemerintah harus aktif mensosialisasikan program dari KDKMP ini, dan tentunya kami sebagai Pemerintahan Kabupaten Magelang akan ikut mendampingi KDKMP, karena tujuannya untuk keuntungan masyarakat," katanya. (*)
Editor : AdminDua