CEPOSONLINE.COM, ASMAT– Sebanyak 30 personel Kompi Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Papua di Merauke diberangkatkan ke Kabupaten Asmat untuk membantu pemulihan situasi keamanan pascakerusuhan yang terjadi di daerah tersebut.
Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Papua Merauke, Kompol M. Basri, mengatakan pengerahan personel tersebut dilakukan atas petunjuk Kapolda Papua melalui Dansat Brimob Polda Papua di Jayapura.
“Kami siapkan 30 personel untuk melaksanakan pemulihan pascakerusuhan yang terjadi di Kabupaten Asmat,” kata Basri.
Menurutnya, 30 personel tersebut telah diberangkatkan pada Rabu menggunakan pesawat Trigana Air. Seluruh personel diterjunkan dalam satu penerbangan untuk melaksanakan tugas pengamanan dan pemulihan situasi di Asmat.
Basri menjelaskan, tugas utama personel BKO tersebut adalah membantu mengembalikan situasi keamanan di Asmat agar kembali kondusif. Personel juga melakukan patroli secara rutin untuk memantau kondisi di lapangan.
“Selain mengembalikan situasi yang kemarin rusuh, petunjuk dari Bapak Dansat kepada kami adalah memulihkan situasi yang ada di Kabupaten Asmat. Kami sampaikan kepada anggota untuk melaksanakan patroli, melihat titik-titik kumpul massa untuk dibubarkan,” jelasnya.
Personel di Bawah Kendali Polres Asmat
Basri menegaskan, 30 personel Brimob tersebut tidak membentuk pos tersendiri di Asmat.
Sesuai surat perintah Kapolda Papua, mereka ditempatkan dalam status Bawah Kendali Operasi (BKO) Polres Asmat.
“Sesuai dengan surat perintah Bapak Kapolda Papua, untuk 30 personel itu BKO di bawah kendali operasi Polres Asmat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga kini Kabupaten Asmat belum memiliki personel Brimob organik yang ditempatkan secara permanen. Penugasan personel Brimob di wilayah tersebut berada dalam cakupan Batalyon B Pelopor yang bermarkas di Merauke.
Wilayah penugasan Batalyon B Pelopor tersebut mencakup Kabupaten Merauke, Keerom, Mappi, Boven Digoel dan Asmat.
“Untuk di Asmat sendiri, Brimob belum ada yang organik. Jadi memang di bawah kendali Batalyon B Pelopor yang ada di Merauke,” katanya.
Sementara di Kabupaten Mappi telah terdapat kompi Brimob. Sedangkan Kabupaten Asmat dan Boven Digoel hingga kini belum memiliki satuan Brimob organik.
Terkait perkembangan situasi terkini, Basri mengatakan berdasarkan laporan personel yang melaksanakan tugas di Asmat, kondisi keamanan telah berangsur kondusif.
Untuk menjaga kondisi tersebut, personel BKO melaksanakan patroli secara rutin pada pagi dan malam hari.
“Untuk situasi kondisi terkini sesuai dengan laporan dari komandan dan tim penugasan, sampai dengan saat ini situasi sudah kondusif. Anggota setiap pagi dan malam melaksanakan patroli,” tuturnya. (*)
Editor : Weny Firmansyah