Agats Memanas! Dua Warga Tewas dan Seorang Aparat Putus Tangan Kanannya  

Yulius Sulo • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 13:40 WIB
ilustrasi jenazah (Foto: Dok. Istimewa)
ilustrasi jenazah (Foto: Dok. Istimewa)

CEPOSONLINE.COM, ASMAT  – Situasi keamanan di Kota Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, memanas menyusul terjadinya insiden yang mengakibatkan 2 korban jiwa dan seorang yang mengalami luka, yakni seorang anggota TNI yang kehilangan tangan kanannya dipotong saat mengambil gambar pada Senin (21/9/2026).  

Berdasarkan informasi yang diterima, terdapat tiga korban dalam rangkaian kejadian tersebut.

 Korban pertama merupakan seorang pelajar SMA. Korban dilaporkan meninggal dunia.

Korban lainnya merupakan seorang aparat intelijen TNI yang mengalami luka serius hingga kehilangan salah satu tangannya. 

Informasi yang beredar menyebutkan, korban mengalami kejadian tersebut saat berupaya mengambil gambar ketika massa mengamuk.


Sementara itu, seorang yang disebut sebagai terduga pelaku pembunuhan juga dilaporkan meninggal dunia setelah diserang oleh keluarga korban di RSUD Agats.


Situasi tersebut kemudian memunculkan kekhawatiran akan terjadinya kerumunan dan aksi lanjutan di wilayah Kota Agats.


Pihak keluarga korban juga disebut berencana mengarak jenazah keliling Kota Agats pada Senin sore.

Menyikapi kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah dan tidak mendatangi lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan atau kericuhan.

Masyarakat juga diminta tidak mengambil foto maupun merekam video selama proses arak-arakan berlangsung, serta menghindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

Kapolres Asmat AKBP Wahyu Basuki dikonfirmasi media ini membenarkan  kejadian tersebut.

 Namun Kapolres belum merespon  soal kronologi kejadian, termasuk identitas 2 orang yang meninggal dunia dan satu orang kehilangan tangan tersebut. 

‘’Ia mas (membenarkan narasi yang dikirimkan,red). Maaf belum sempat respon karena situasi masih agak tegang,’’ balas Kapolres singkat lewat chat WA kepada media ini. 

Namun begitu Kapolres mengimbau masyarakat tetap tenang dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.   

“Tetap tenang di rumah dan berdoa semoga situasi Kota Agats bisa pulih kembali,” ajaknya. (*)

Editor : Agung Trihandono
Ceposonline.com PAPUA SELATAN asmat