Keracunan, 53 Warga Boven Sempat Dilarikan ke RS

Foto: Warga yang diduga keracunan saat mendapatkan penanganan medis di RSUD Boven Digoel, Minggu (23/10)

JAYAPURA – Sebanyak 53 warga Boven Digoel dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanah Merah akibat diduga mengalami keracunan makanan, Minggu (23/10) dini hari.

Kapolres Boven Digoel AKBP I Komang Budiartha membenarkan kejadian tersebut. Sebagaimana berdasarkan rilis yang dikirimnya kepada Cenderawasih Pos dimana pada Minggu sekira pukul 00.40 WIT telah diperoleh informasi Kapolsek Mandobo via telp bahwa di RSUD Tanah Merah telah dirawat sejumlah masyarakat yang diduga mengalami keracunan makanan.

Dengan adanya informasi tersebut, Piket Polres Boven Digoel yang di pimpin oleh PAWAS,  AKP Husain menuju RSUD Tanah Merah dan setelah sampai di RSUD Tanah Merah sejumlah masyarakat telah dirawat oleh tim Medis di Ruang UGD dan didilakukan pengamanan oleh Kapolsek Mandobo bersama anggota Polsek.

Selanjutnya piket Pawas koordinasi dengan Kapolsek Mandobo dan memerintahkan unit Reskrim Polsek Mandobo di seputaran TKP terjadi keracunan untuk melakukan pengecekan di rumah tempat masyarakat tersebut makan serta mengambil Sampel makanan.

“Lima saksi telah dimintai keterangan dalam kasus ini,” kata Kapolres saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.

Dijelaskan, sehari sebelumnya, Sabtu (22/10).  Para saksi korban datang menghadiri undangan ke salah satu rumah warga yang berlokasi di Jalan Ampera. Pada saat acara santap makan bersama, tuan rumah mempersilahkan para saksi korban untuk memakan hidangan yang sudah dipersiapkan  untuk makan bersama.

Ada pun makanan yang disajikan saat itu adalah RW dan juga daging ayam. Setelah para saksi korban selesai memakan daging RW, satu jam kemudian para saksi korban merasa pusing dan juga muntah-muntah serta lemas.

Sehingga mulai Pukul 22.00 WIT, masyarakat yang  mengalami pusing dan muntah dilarikan ke RSUD Tanah Merah dan berdasarkan keterangan dari Petugas Medis Bahwa diduga keracunan makanan akibat memakan daging anjing.

Sampai dengan pukul 01.00 WIT telah dirawat 53 orang masyarakat akibat dugaan keracunan makanan tersebut dengan rincian laki laki dewasa sebanyak 13 orang, perempuan dewasa 22 orang, anak anak laki laki 5 orang dan anak perempuan 13 orang.

“Para warga tersebut sudah sehat usai ditangani oleh rumah sakit dan sudah kembali kerumah masing-masing,” pungkasnya. (fia/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *