Ini Parpol Terakhir Diverifikadi KPU Papua

JAYAPURA-Partai Hati Nurani (Hanura) menjadi Partai Politik (Parpol) terakhir yang diverifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Senin (17/10).

Anggota KPU Papua, Fransiskus Antonius Letsoin didampingi Theo Kossay mengatakan KPU melakukan verifikasi faktual dengan mendatangi kantor Partai Politik (Parpol) yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi oleh KPU RI.

Sembilan parpol yang mengikuti verifikasi adalah Partai Bulan Bintang, Partai Buruh, Partai Garda Perubahan Indonesia, Partai Gelombang Rakyat Indonesia, Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Kebangkitan Nusantara, Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia, dan Partai Ummat.

Dikatakan, Parpol yang menjalani verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan adalah Parpol peserta Pemilu 2019 yang tidak memperoleh kursi di DPR RI dan Parpol Baru yang belum pernah ikut pemilu dan mendaftar ke KPU RI.

“Sesuai dengan jadwal verifikasi faktual kepengurusan maupun keanggotaan parpol, maka hari ini kita melakukan verifikasi di Partai Hanura dan kemarin di Partai Perindo.

Ada beberapa indikator yang menjadi perhatian KPU saat melakukan verifikasi, yakni kepengurusan, keterwakilan perempuan dan kantor tetap,”jelas Letsoin usai verifikasi di kantor Hanura Papua, Padang Bulan, Abepura. “Jadi verifikasi faktual ini kita lebih pada pencocokan data yang ada pada Sipol KPU dengan KTP dan KTA dari data kepengurusan partai,” tambahnya.

Mengenai hasil verifikasi faktual, Letsoin mengatakan bahwa hasil verifikasi faktual Parpol di Papua datanya sudah sesuai, namum hasilnya akan diumumkan KPU RI, sedangkan KPU Papua hanya sebatas membantu tugas verifikasi faktual untuk kepengurusan maupun keanggotaannya.

“Jadi parpol yang mengikuti verifikasi ini adalah partai politik yang tidak termasuk sebagai anggota DPR RI, dan pada prinsipnya dari 9 parpol ini data sudah lengkap,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua Ronald Manoach mengapresiasi kinerja KPU dalam melakukan verifikasi faktual kepada 9 parpol yang ada di Provinsi Papua.

“Kami apresiasi kinerja KPU yang sangat profesional dalam melakukan verifikasi kepada 9 parpol, dan kami melihat semua proses verifikasi berjalan sesuai dengan jadwal KPU,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ronald juga menyarankan kepada Parpol untuk menjalin komunikasi dengan KPU dan Bawaslu sebagai upaya pencegahan, karena dari setiap proses dan tahapan, Parpol, KPU dan Bawaslu bisa memetahkan potensi persoalan sejak dini.

Dengan demikian, jika ada persoalan nanti bisa diselesaikan secara bersama-sama, sehingga proses demokrasi yang sedang berjalan ini sama-sama kita bangun dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Secara terpisah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Papua, Kenius Kogoya optimis partainya lolos sebagai peserta Pemilu 2024.

Kenius mengatakan, tahapan verifikasi faktual berjalan dengan baik, dan semua syarat dan ketentuan bisa terpenuhi.
“Jadi selama KPU melaksanakan tahapan verifikasi faktual tidak ada kendala dan kami dapat penuhi semua syarat dan ketentuan yang diminta, khususnya keterwakilan 30 persen perempuan,” kata Kenius kepada pers usai menerima kunjungan KPU dan Bawaslu Papua dalam melakukan verifikasi faktual di kantornya, Senin, (17/10).

Ia berharap, dari hasil verifikasi tersebut menjadi spirit kepada pengurus Hanura di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota maupun di tingkat kecamatan/distrik untuk bersatu dan mempersiapkan diri dengan baik sehingga mendapatkan dukungan dari masyarakat pemilih di Papua dari hati nurani yang tulus kepada partai Hanura.

“Saya harapkan dari hasil verifikasi ini memberikan motivasi bagi pengurus untuk semangat dan siap bersaing untuk Pemilu 2024,” tutupnya. (nat/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *