Warga Rukun K3 Maesaan Motoling Jayapura Tetap Solid dan Eksis

Pembina Rukun Motoling, Femy Tarek Tompodung, Didampingi Ketua Panitia Tomy Rian Tarek, S.Pd dan Ketua Rukun Motoling Jayapura, Pdt. Yance Raunsay, SE Melakukan Pemotongan Kue Ulang Tahun Ke-46 saat pengucapan syukur di Pantai Cyberi, Kota Jayapura, Minggu (25/9)

JAYAPURA – Kerukunan K3 Maesaan Motoling Kota Jayapura dan sekitarnya merayakan ucapan syukur HUT ke-46 Tahun 2022 di pantai Cyberi, Kota Jayapura, Minggu (25/9).

Syukuran HUT ke-46 rukun Motoling ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun yang dibagikan kepada sesepuh dan pembina rukun Motoling serta pengurus kerukunan yang berada di bawah kaki gunung Lolombulan wilayah Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.

Ketua Rukun K3 Maesan Motoling Kota Jayapura, Yance Raunsay, mengatakan HUT ke-46 rukun motoling sebenarnya jatuh pada tanggal 23 September 2022 namun diundur ke hari Minggu tanggal 25 September 2022 yang bertepatan dengan hari pengucapan syukur se-Sulawesi Utara.

Dijelaskan, pada usia ke-46 tahun ada makna hal penting yang perlu dikaji dan pegang sama-sama sebagai landasan untuk kedepan memberikan kontribusi baik di Kota Jayapura maupun tanah Papua lewat potensi-potensi yang diberikan seluruh generasi penerus masyarakat Motoling.

“Jadi, saya berharap apa yang sudah disampaikan pembina dan penasehat itu kita semua memegang erat, bahkan melakukan apa yang telah dilakukan para senior kita sehingga kerukunan motoling Kota Jayapura dan sekitarnya tetap eksis, solid di dalam membangun kebersamaan,” ungkap Yance.

“Bahkan meningkatkan semua SDM kita untuk bisa jadi saluran berkat bagi sesama kita sebagaimana motto orang Minahasa Sitou Timou Tumou Tou yang bermakna Manusia hidup untuk menghidupkan orang lain,” sambungnya.

Kedepan, kata Yance, rukun Motoling Jayapura akan melakukan program pulang pesiar ke kampung Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara dengan tujuan bagaimana membangun kebersamaan dengan gereja-gereja bahkan melihat apa peluang yang bisa dibagikan kepada saudara-saudara di Motoling.

“Itu menjadi impian kami ketika program pesiar kami di akhir tahun 2023, ada juga program-program lain dimana kami rindu membangun koperasi tapi membutuhkan waktu dan proses,” kata Yance.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-46 Rukun Motoling Kota Jayapura dan sekitarnya, Tomi Rian Tarek, mengucapkan terima kasih banyak kepada pendiri-pendiri rukun motoling yang mendirikan rukun motoling Kota Jayapura pada tanggal 23 September 1976 hingga saat ini sudah berusia 46 tahun.

“Karena jasa para pendiri rukun ini yang membuat rukun K3 Maesaan Motoling Kota Jayapura dan sekitarnya tetap eksis sampai saat ini,” ucap Rian.

Panitia juga ucapkan terima kasih kepada seluruh warga K3 Maesaan Motoling di Kota Jayapura dan sekitarnya yang mana sudah mendukung dan membantu dalam rangkaian kegiatan HUT ke-46 rukun motoling tahun 2022.

“Harapan kami panitia kepada semua warga K3 Maesaan Motoling yang ada di Kota Jayapura dan sekitarnya agar tetap solid dan eksis dan berpegang pada motto yang sudah ditinggalkan para pendiri kita yaitu baku-baku lia, baku-baku tolong dan baku-baku nasehat,” ujarnya.

Rian Tarek juga menjelaskan panitia telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka HUT ke-46 rukun Maesaan Motoling seperti lomba tenis meja dan kunjungan kasih ke Yayasan Peter di Holtekam.

“Saya sebagai pribadi dan Ketua Panitia mengucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman panitia yang mana sudah bekerja sama mulai dari awal kita melakukan kegiatan dalam HUT rukun sampai hari puncak ini yang tetap eksis dan selalu kompak guna sukseskan acara hari ini,” pungkas Rian. (eri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *