Pemuda dan Mahasiswa Se-Jayapura Siap Ikut Aksi Damai Bela LE

Ketua KNPI Papua Benyamin Gurik (tengah) bersama perwakilan pemuda dan mahasiswa  disetiap asrama di Jayapura dari  5 Wilayah Adat yang siap turun lakukan aksi demonstrasi bela Gubernur Papua Lukas  Enembe.

JAYAPURA – Pemuda dan mahasiswa disetiap asrama di Jayapura dari 5 Wilayah Adat Papua yang bermukim di Kota Jayapura siap turun lakukan aksi demonstrasi bela Gubernur Papua Lukas  Enembe pada  Selasa (20/9).

Ketua DPD KNPI Papua Benyamin Gurik usai berdiskusi dengan para Ketua Asrama dari lima Wilayah Adat, di Jayapura, Minggu, (18/9) kemarin malam, ia mengatakan pemuda dan mahasiswa dari setiap asrama di Jayapura dari  siap turun lakukan aksi demonstrasi, meminta KPK agar tidak mengkriminalisasi Gubernur Papua Lukas  Enembe dengan penetapan tersangka.

“Seluruh Pemuda dan mahasiswi kami telah sepakat untuk mengawal aksi damai, yang di rencanakan hari Selasa (20/9), seluruh mahasiswa dan pemuda yang ada di setiap asrama di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura siap turun mengawal aksi damai,”Katanya.

Benyamin Gurik mengatakan aksi ini akan berlangsung damai dan tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat umum, seperti yang di isukan kelompok yang tidak bertangungjawab.

“Aksi ini akan berlangsung dengan damai sehingga adanya isu dari kelompok tertentu bahwa akan ada penyerangan kepada masyarakat lain itu tidak benar itu hanya isu yang dikelola oleh orang tertentu untuk merusak kebersamaan antara orang Papua dan teman-teman non Papua yang sudah hidup damai karena aksi kami ini murni aksi damai,”Katanya.

Ia juga mengatakan bahwa dalam aksi tersebut pihaknya melarang siapapun yang terlibat untuk tidak membawa alat tajam dan merusak rumah atau usaha warga.

“Kami juga melarang keras siapapun yang terlibat dalam aksi untuk tidak membawa senjata tajam merusak rumah atau usaha warga pada saat aksi karena aksi ini murni aksi damai dari rakyat Papua untuk membela pemimpin mereka yang di kriminalisasi oleh KPK dengan kepentingan politik,”Katanya.

Untuk Itu,  Gurik mengajak setiap mahasiswa dan semua elemen masyarakat agar dapat  turut serta terlibat dalam aksi damai ini, karena Gubernur tidak salah dan KPK sengaja mengkriminalisasi pemimpin Papua  karena ada  kepentingan Politik 2024.

” Untuk itu dalam aksi ini kami mengimbau kepada seluruh Pemuda mahasiswa elemen masyarakat dari semua pihak untuk dapat terlibat pada aksi yang direncanakan titik kumpulnya di kantor DPR Provinsi Papua karena dengan aksi ini kita membela pemimpin kita yang terus saja di kriminalisasikan oleh negara ini tanpa bukti yang jelas,”Pungkas(oel/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *