694 Guru P3K Siap Ditempatkan di 3 DOB

Sekda Papua M Ridwan Rumasukun secara simbolis menyerahkan SK PPPK kepada perwakilan para guru di Kantor BKD Provinsi Papua, Senin (13/9) kemarin. (Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) kepada 694 guru di Kantor BKD Provinsi Papua, Senin (13/9) kemarin.

  Sekretaris Daerah Provinsi Papua Muhammad Ridwan Rumasukun mengatakan, dari total 922 orang lulus ujian secara online, baru 694 orang yang memiliki SK dan perjanjian kerja. Sedangkan untuk 204 sedang dalam proses oleh Kantor Regional IX BKN Jayapura.

  “Sebanyak 694 guru SK-nya secara simbolis telah diserahkan, dengan begitu bisa melakukan penyesuaian. Sedangkan untuk 204 orang kami berharap bisa cepat selesai dan diserahkan sehingga  teman-teman bisa melaksanakan tugasnya dengan baik,” kata M Ridwan.

  Menurut Ridwan, program formasi P3K guru tahun 2021 merupakan program Kementerian Pendidikan Nasional yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua. “Adapun 922 orang ini akan tersebar di tiga Daerah Otonomi Baru (DOB),” ucapnya.

  Sekda juga mengingatkan kepada guru-guru harus menyiapkan diri, fisik, mental untuk melaksanakan tugas. Walaupun secara riil sebelumnya telah melaksanakan tugas sebagai pengajar selama ini.

  “Jika berjalan dengan baik, tahun 2023 kita sudah jalan dengan provinsi yang baru. Namun kendali masih ada di Provinsi Induk, sehingga koordinasi konsultasi itu tetap berjalan seperti biasa,” ungkapnya.

   Disampaikan Sekda, konsultasi koordansi kolaborasi dengan teman teman di Provinsi sangat dibutuhkan kedepannya. Walaupun nanti berpisah, tetapi kita tetap sama sama 1 Papua, tetap kita baku sayang semua karena kita keluarga.

  Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Protasius Lobya mengatakan, sebanyak 922 orang ini dari seluruh Papua sehingga jika guru berasal dari sekolah Jayawijaya maka tempatnya di Papua Pegunungan, begitu juga dengan guru-guru lainnya.

  “Secara langsung para guru ini langsung menyesuaikan dan asetnya secara otomatis juga pindah. Kami bersyukur ada perhatian dari pemerintah untuk menyelesaikan P3K guru,” pungkasnya. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *