Hasil Survey Triwulan Kedua, Masyarakat Terpuaskan Pelayanan OSS RBA DPMPTSP

 

MERAUKE– Pelayanan yang diberikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Merauke melalui penerapan OSS RBA (online single submission Risk Based Approach) terus menunjukan hasil penilaian positif.
Kepala DPMPTDP Kabupaten Merauke Ir. Justina E. Sianturi, M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya, mengungkapkan bahwa dalam rangka mengetahui sejauh mana kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yang diberikan pihaknya, maka setiap triwulan pihaknya melakukan survey melalui kuisioner yang diberikan kepada masyarakat dengan kawasan-kawasan yang dapat mewakili masyarakat. Survey yang dilakukan ini selain untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat juga sekaligus sebagai evaluasi untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi.
‘’Untuk tahun 2021 lalu, hasil kusioner menunjukan bahwa tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan yang kita berikan masih berada di 85 persen. Tapi, ditriwulan pertama tahun 2022 yakni Januari-Maret tingkayt kepuasan masyarakat naik menjadi 91,09 persen.Selanjutnya, pada triwulan kedua April-Juni 2022 mencapai 91,30 persen. Artinya, tingkat kepuasan masyarakat sangat bagus,’’ tandas mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Merauke ini ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/8).
Justina Sianturi menjelaskan bahwa untuk kuisioner di triwulan kedua, pihaknya mengambil 60 kuisioner yang dapat mewakili masyarakat Merauke dengan tingkat pendidikan yang beragam mulai dari lulusan SD sampai sarjana.
‘’Dalam survey itu, selain terkait dengan urusan izin yang di urus untuk mendapatkan layanan, juga berkaitan dengan pelayanan SDM. Kemudian juga mengenai kecepatan layanan dan menyangkut kemudahan-kemudahan yang diperoleh. Artinya, kita bisa memfasilitasi masyarakat untuk rencana mendapatkan izin dan sebagainya dengan memberikan pendampingan bagi mereka. Karena tidak semua masyarakat melek internet dan adanya keterbatasan-keterbatasan dari masyarakat pelaku usaha yang memerlukan pendampingan dari DPMPTSP,’’ jelasnya.
Kendati mendapatkan tingkat kepuasan masyarakat yang sangat bagus berdasarkan hasil survey yang dilakukan tersebut namun Justina Sianturi berharap ini bukan hanya tertulis tapi hal yang paling penting bagaimana dalam implementasi pihaknya dalam melaksanakan pelayanan secara optimal.
‘’Itu yang paling penting sehingga sumber daya manusia juga harus tetap kita tingkatkan baik dalam pengusahaan tehnisnya sendiri maupun penguasahaan dirinya sebagai sumber daya manusia yang melayani. Kalau dulu 3S yakni seyum, sapa, dan salam. Tapi sekarang sudah menjadi 5S yakni seyum, sapa, salam, sopan dan santun. Sehingga masyarakat yang kita layani juga selain mendapatkan pelayanan juga merasa puas karena dihargai dan dalam pelayanan itu mereka mendapatkan apa yang diharapkannya,’’ tambahnya. (ulo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *