Yahukimo Menjadi Sentra Pangan di Wilayah Papua Pegunungan

Kepala Bappeda Yahukimo Yulianus Layuk Rompe, ST, MT mendampingi Bupati Yahukimo Didimus Yahuli ketika bertemu dengan Kepala Staff Kepresidenan Jendral TNI (purn) Moeldoko di Kantor KSP - Jakarta, Senin (8/8)

Kepala Bappeda: Yahukimo Siap Bangun Sinergitas Program Daerah dan Pusat untuk Percepatan Pembangunan

YAHUKIMO- Kepala Bappeda Yahukimo Yulianus Layuk Rompe, ST, MT yang turut mendampingi Bupati bertemu dengan Kepala Staff Kepresidenan Jendrat TNI (purn) Moeldoko di Kantor KSP , Jakarta, mengatakan, pertemuan dengan KSP sangat bermanfaat bagi Kabupaten Yahukimo. “ Pertemuan ini merupakan sinergitas program antara pemerintah pusat dan daerah, yakni bagaimana menanggulangi dan mendorong percepatan pembangunan daerah, sesuai dengan instruksi presiden No.9 tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah No 78 tahun 2014 tentang percepatan pembangunan daerah tertinggal,” jelasnya.

Pertemuan dengan KSP tujuannya agar bagaimana percepatan pembangunan Papua itu salah satunya sesuai dengan visi misi Bupati Yahukimo yakni Yahukimo Sehat, Yahukimo Cerdas dan Yahukimo Mandiri. “ Pak Moeldoko sangat apresiasi usulan kami dan tertarik dengan ketahanan Papua, sehingga mereka berharap yahukimo membuka lahan seluas-luasnya untuk pertanian guna peningkatan ketahanan pangan di kabupaten Yahukimo dan umumnya di wilayah Lapago,” jelasnya.

Pihaknya berharap, Yahukimo menjadi sentra pangan di Wilayah Papua Pegunungan.

Untuk ketahanan pangan, akan difokuskan ke Padi. Hal ini juga sudah disampaikan ke   kepala KSP, dan direspon positif. Bahkan Informasi yang diberikan, ada bibit unggul Padi yang dibudidayakan, dimana untuk satu hektar bisa menghasilkan 10 ton Padi. “ tahun ini kami focus untuk 100 hektar pembukaan lahan sawah, dari rencana 200 hektar yang akan dibuka,” terangnya.

Terkait infrastruktur jalan,Yahukimo merupakan wilayah yang strategis,” Yahukimo merupakan dari pintu Selatan Papua ke  wilayah Pegunungan Papua, sehingga kami dorong untuk segera membuka pelabuhan  sungai di Papera, membangun jalan dari Dekai ke Papera, begitu juga dengan Lokpond, sehingga akses barang bisa melalui Yahukimo, yang kemudian bisa didistribusikan ke Wamena dan ke kabupaten-kabupaten lainnya di pegunungan tengah Papua,” paparnya. (ist/luc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *