PRP : Jefry Wenda Diduga Ditangkap Pukul 03:09 Pagi

Jefri Wenda

Sekjen Gempar Papua Nelius Wenda: Ini Bukan Penangkapan, Tapi Penculikan, Karena Tidak Ada Dasar dan Dilakukan Jam 03. Pagi

JAYAPURA – Hilang Kontak Sejak Pukul 03:09 pagi Juru Bicara Petisi Rakyat Papua (PRP) Jefry Wenda diduga ditangkap  oleh Aparat Kemanan di Pasar Mama – Mama Papua di Jalan Percetakan, Kota Jayapura.

Sekjen Gempar Papua Nelius Wenda mengungkapkan bahwa sekitar pukul 03:09 Jefry Wenda Putus Komunikasi di Hand Phone.”Saya terakhir komunikasi jam 02:12 dan terakhir komunikasi di Grop WA jam 03:09 menit dan dalam Group WA dia sampaikan aparat ada masuk dalam pasar kemungkinan dia akan dapat tangkap setelah itu dia sudah tidak aktif lagi sampai sekarang,” katanya, di Abepura, Jumat, (29/7).

Untuk itu, sebagai salah satu bagian dari 122 Organisasi yang tegabung dalam PRP pihaknya menduga aparat menangkap Jefry. “Kami curiga dia ditangkap  karena informasi terakhir Jefry sebut dia sedang dikepung di Pasar Mama-mama Papua,” katanya.

Melihat hal ini pihaknya meminta kepada aparat kepolisian untuk memberikan penjelasan soal penangkapan tersebut karena dilakukan juga tanpa prosedur penangkapan dengan membawa surat.”Kami minta polisi jelaskan alasan penangkapan itu apa, sedangkan dari PRP dan Jefry sendiri sudah antar surat pemberitahuan 3 hari sebelum aksi ke Kasat Intel Polda Papua dan Kasat Intel Polresta bertemu langsung, jadi ini alasanya apa dia ditangkap dan syarat aksi sudah diberitaukan, tapi kenapa mereka Jefry dan Ruben ditangkap?, jadi, kami minta Polisi harus lepas jubir PRP karena tidak ada dasar,” paparnya.

Dengan melihat situasi komunikasi Jefry terakhir dan belumnya ada informaai balik, pihaknya menduga Jefry ditangkap aparat.”Ini bukan penangkapan tapi ini penculikan, karena ini mereka (Aparat) tangkap jam 3 Pagi, tanpa ada surat pemberitauan dan ini merupakan sikap aparat yang arogan membatasi ruang demokrasi rakyat dengan agenda Tolak Pemekaran dan Otsus, dan meminta Referenduk sebagai solusi demokrasi bagi rakyar Papua,” ujarnya.

Hingga berita ini dipublis, belum berhasil dikonfirmsi ke aparat kepolisian terkait dugaan penangkapan terhadap Jefry Wenda. (oel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *