Cegah Narkoba, Perbatasan Darat dan Laut Harus Diperketat

Dr. Frans Pekey, M.Si., (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA– Masalah narkoba masih menjadi ancaman berat bagi generasi muda di Papua, khususnya Kota Jayapura karena pengkonsumsi narkoba tidak hanya orang dewasa bahkan pelajar pun sudah ada yang menggunakan. Selama ini, rata-rata narkoba jenis ganja didapat dari negara PNG.

  Oleh karena itu, penjabat Walikota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si., meminta supaya pengamanan jalur darat perbatasan RI-PNG di Skouw dan Mosso bisa diperketat, khususnya jalur jalan tikusnya yang sering dilewati, maupun yang selundupkan lewat jalur laut.

   “Kasus penangkapan narkoba khususnya ganja kiriman negara PNG selama ini masih banyak kita temui di Kota Jayapura, ada yang dikirim dari jalur darat maupun jalur laut, Saya harap kepada pihak terkait bisa membantu pemerintah Kota Jayapura dalam menekan peredaran ganja kiriman dari PNG,”ungkap Frans Pekey.

  Menurutnya, peredaran ganja ini sangat merugikan generasi muda Papua khususnya para pelajar karena sudah ada yang menggunakan. “Oleh karena itu bagaimana caranya kita sama-sama saling mendukung untuk memerangi bahaya narkoba yang bisa merusak generasi muda Papua di Kota Jayapura,”katanya.

  Frans juga berharap kepada para orang tua yang memiliki anak remaja untuk tetap selalu mengawasi pergaulannya setiap hari, khususnya di lingkungan mereka bermain jangan sampai tanpa pengawasan yang melekat, anak-anak bisa terpengaruh dalam menggunakan narkoba khususnya ganja.

  Menurutnya, pengguna narkoba khususnya ganja saat ini tidak hanya non Papua saja tapi orang asli Papua juga cukup banyak berdasarkan dari berita yang ada. Oleh karena itu, bagaimana caranya semua komponen masyarakat maupun lembaga dan tokoh agama tokoh adat tokoh perempuan untuk saling sama-sama berperan dalam mengatasi masalah narkoba di Kota Jayapura.(dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *