Kapolda Ingatkan Public Trust Kepada 234 Personel Polri

Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri menyematkan pangkat kepada salah satu Bintara Polri Gelombang I Tahun 2022 di lapangan Rastra Samara SPN Polda Papua, Kamis (7/7). (Humas Polda Papua)

JAYAPURA – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K. dalam upacara penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun 2022 di lapangan Rastra Samara SPN Polda Papua mengingatkan kepada 234 bintara polri baru untuk memperhatikan perkembangan zaman. Dikatakan saat ini dunia telah masuk dalam revolusi industri 4.0, digitalisasi, cyber crime yang menuntut Polri untuk terus beradaptasi, belajar dan terus belajar.

    Selain itu, saat ini demokrasi semakin  terbuka dimana kekuasaan penuh ada di tangan rakyat dan rakyat pemegang kekuasaan tertinggi di negeri ini. Karenanya Polri bukan hanya sekedar dituntut mendapatkan kepercayaan dari rakyat atau public trust tetapi lebih dari itu. Tingkat kepercayaan rakyat harus tinggi kepada polisinya  atau public confidence.

   “Kuncinya, Polri harus mempersiapkan sumber daya manusia sebagai alat dan kekuatan utamanya yang unggul, kreatif dan inovatif sebagai petugas yang humanis dan menghormati hak asasi manusia serta menghindari perbuatan tercela dan tindakan yang menyakiti hati rakyat. Ini harus diingat,” beber Fakhiri di Lapangan Rastrasamara SPN, Jayapura,  Kamis (7/7). Kapolda

   Pernyataan penutupan pendidikan ini dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan Kapolri Nomor 80080 / VII / 2022 / tentang pengangkatan dan penggajian bagi siswa pendidikan bintara polri tahun anggaran 2022. Upacara penutupan pendidikan pembentukan bintara dan tamtama Polri Gelombang I tahun anggaran 2022 yang diselenggarakan di Sepolwan, Pusdik Brimob dan Pusdik Polair Lemdiklat Polri serta 29 SPN Polda. Dengan berakhirnya pendidikan ini maka telah menghasilkan 12.240 Personel Polri.

    Dari hasil ini diharapkan  nantinya meningkatkan kinerja organisasi polri ke depan dan semakin meningkat kemampuan dalam menjalankan tugas dan fungsi. “Ada amanah  yang harus selalu diingat, dijunjung tinggi dan dilaksanakan dengan sepenuh hati, penuh kebanggaan, kehormatan dan niatkan untuk selalu berbuat yang terbaik,” tambah Fakhiri.

   Saat ini tercatat ada 545 siswa bintara polri yang terdiri 234 kuota Polda Papua dan 311 kuota Polda Papua Barat. (ade/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *