Fasilitas Sarpras dan Armada Mobil Damkar Masih Memprihatinkan

Kompol Muhsin Ningkeula. (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Musibah kebakaran yang terjadi di Kota Jayapura tetap menjadi Perhatian serius Satpol PP kota Jayapura Melaui Bidang Pemadam Kebakaran.
Kepala Satpol PP Kota Jayapura Kompol Muhsin Ningkeula mengakui, musibah kebakaran yang terjadi sering kali di Kota Jayapura tentu tak luput dari perhatiannya. Memang ia mengakui saat ini Bidang Pemadam Kebakaran di Satpol PP Kota Jayapura masih banyak kendala mulai dari armada yang masih kurang hanya ada 4 armada mobil Damkar dan 3 unit mobil suplay water itupun ada 1 yang bermasalah, di tambah lagi personil yang juga harus di tambah dan ketersediaan hydran juca masih kurang.
“Kita masih banyak kekurangan fasilitas penunjang di Damkar mulai armada yang sedikit, padahal penduduk kita sudah semakin banyak, rumah yang dibangun semakin padat tentu harus dibarengi dengan Fasilitas yang mumpuni di Damkar,”katanya, Kamis (30/6)kemarin.
Kompol Muhsin juga menambahkan, saat ini Pos Damkar di Kota Jayapura hanya ada di 3 distrik dari 5 Distrik yang ada yakni di Dsitrik Heram posnya ada di batas kota, di Entrop ada di halaman Kantor Distrik Jayapura Selatan dan Pos Induk Damkar di samping terminal Tipe A Entrop, sedangkan di Distrik Jayapura Utara dulu ada di belakang Mal sekarang sudah tidak ada lagi karena ditempati kembali pemilik hak ulayat, jadi jika terjadi kebakaran di Dsitrik Japut maka dari mobil Damkar Pos Induk dan Pos Damkar Entrop di Halaman Kantor Distrik Japsel yag meluncur ke Distrik Japura.
Sedangkan yang sama sekali tidak ada Pos Damkar dari dulu sampai sekarang adalah di Distrik Muara Tami. Muhsin mengaku sudah mengusulkan untuk ada Pos Damkar karena di sana juga sudah semakin padat penduduk ada juga pasar di PLBN tentu dibutuhkan Pos Damkar.
Hal lainnya, mengingat kota Jayapura adalah ibukota provinsi Papua seharusnya harus ada Badan atau pembentukan OPD tersendiri yang menangani pemadam kebakaran, supaya dalam hal operasional maupun program kegiatan dan pendanaan bisa lebih maksimal.
Kata Muhsin kendala lainnya yang dihadapi Damkar Kota Jayapura yakni kesadaran masyarakat dalam membangun rumah tidak mempergitungkan akses jalan jika terjadi kebakaran akhirnya Mobil Damkar susah masuk.
Walaupun demikian, Kompol Muhsin juga mengucapkan terimakasih kepada PDAM Jayapura, Polresta Jayapura Kota dan pengusaha air isi ulang, jika ada kebakaran selalu membantu dalam penyediaan air maupun saat pemadaman menggunakan mobim Water Canon Polresta Jayapura Kota.(dil).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.