Victor Dean Mackbon Komitmen Jadikan Polisi KASIH

AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si ketika berfoto bersama Redaksi Cenderawasih Pos setelah menjadi narasumber Ngopi Bareng Redaksi di Graha Pena Papua, Rabu (29/6). (Tim Cepos Tv)

JAYAPURA-Kapolresta Jayapura Kota AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si kali ini menjadi tamu pada program Ngopi Bareng Redaksi Cenderawasih Pos yang dilaksanakan di Gedung Graha Pena Papua, Rabu (29/6)

Dimana dalam diskusi AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si yang pada 1 Juli 2022 akan resmi berpangkat Kombes Pol berkomitmen mewujudkan Kepolisian KASIH.

Kapolresta menegaskan, dirinya akan menerapkan pola Kerja Cerdas, Kerja Cermat dan Kerja Bijak kepada seluruh personil Polresta Jayapura Kota yang dikemas dalam motto Polisi KASIH yang mana semuanya bisa berhasil dengan saling mendukung satu sama lain, antara pimpinan dan bawahan.

“Polisi KASIH, KASIH yakni K untuk Kompeten, dimana anggota harus memiliki kemampuan, harus siap diri, siap administrasi, siap operasional, siap mako dan siap siaga dan kemampuan tersebut harus dilatihkan secara berulang,” tandasnya.

Untuk A ialah Akuntabilitas, dimana semua pihak harus bisa bertanggung jawab, yang akan diterapkan terlebih dahulu di internal baru kemudian eksternal dengan mempublikasikan kinerja Kepolisian karena merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

“S untuk Sinergitas, hal tersebut merupakan harga mati, baik internal maupun eksternal yakni terhadap para Tokoh-tokoh dari berbagai elemen masyarakat. Lanjut I untuk Inovatif yang artinya Kerja yang luar biasa, hal yang kecil yang dikerjakan harus membawa dampak yang besar baik untuk kesatuan maupun masyarakat tentunya,” imbuh mantan Kapolres Jayapura ini.

Ia menambahkan, yang terakhir dari kasih yakni huruf H yaitu Humanis, dimana dalam melayani dan bertindak harus dengan Humanis. “Ketuklah akan kubuka, mintalah akan kuberikan.” Ujarnya.

“Fokus dalam bekerja dan tidak keluar dari koridor Program Prioritas Kapolri dan Komitmennya serta Road Map Transformasi Polri seperti yang sudah kita ketahui bersama,” pungkasnya.

Prinsip Pemolisian yang ditanamkan oleh AKBP Victor Mackbon yakni Polisi adalah Pengayom, Pelindung, Pelayan, Penolong dan Sahabat Masyarakat yang harus dapat mengedepankan aspek humanis dalam bertindak. Polisi juga sebagai Edukator dan Problem Solver bagi masyarakat dan yang terpenting ialah Polisi harus dapat berperan dalam meningkatkan penghargaan terhadap HAM dan dapat membangun Iklim Demokrasi.

“Saya akan lanjutkan kebijakan dan cara bertindak Kapolresta yang lama dengan dikemas melalui inventarisir program capaian, Kendala, dan Langkah Percepatan untuk dapat maksimalkan capaian target pastinya,” tegas Kapolresta AKBP Victor Mackbon.

Dirinya pun menekankan akan tetap menjaga solidaritas dan soliditas antara Polri dan TNI dengan menginventarisir satuan TNI yang menjadi mitra Kerja di Kota Jayapura.

“Kami akan berorientasi pada pemecahan masalah dalam melakukan pemolisian dengan mengedepankan upaya pencegahan kejahatan berupa pemberian himbauan, edukasi dan sosialisasi dalam pemeliharaan Kamtibmas dengan mengaktifkan lampu biru yang menyala disetiap sudut Kota hingga Kampung yang ada di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota,”Katanya.

Selain itu Ia juga berkomitmen membangun kebersamaan dengan media bagaimana menciptakan pemberitaan yang berimbang dan menyampaikan pemberitaan yang menciptakan situasi keaman.

“Selain itu kami bekerja dengan humanis. Namun dengan aturan yang ada dan ketentuan yang ada. Seperti adanya demo kami selalu mengedepankan sikap humanis namun yang dengan catatan bahwa demo juga melakukan tindakan humanis dan mengikuti ketentuan yang tifak mengganggu ketertipam umum,”Tambahnya.

Ia juga mengharapkan bila mahasiswa atau pihak manapun yang ingin menyampaikan pendapat sdipersilahkan karena Kepolisian tidak bisa membatasi hak untuk mengemukakan pendapat, namun harus taat aturan yang ada bersama dan humanis bersama.

Untuk pengamanan DOB Sendiri, Macbon mengatakan apapun nantinya hasil yang diumumkan DPR RI dan Pemerintah Pusat hendaknya dapat diterima dengan lapang dada dan bila ada keberatan juga hendaknya dapat menggunakan aturan yang ada.

“Ada penambahan 1 SSK Brimob untuk pencegahan bersama personel yang ada. Kita tidak ingin adanya kejadian kerusuhan tahun-tahun lalu terjadi kembali. Selain memperkuat personel kami menjalin silaturahmi dengan pihak sepakat maupu  tidak ada sepakat,”Katanya.

Sementara mengenai banyaknya anak-anak Papua yang berkeinginan menjadi polisi, salah satu putra terbaik anak Papua ini mengatakan harus dipersiapkan sedini mungkin dan dari jauh hari.

“Untuk menjadi Polisi tidak instan namun harus ada pembentukan. Oleh sebab itu harus di persiapkan dengan sedini mungkin. Oleh sebab itulah kami akan terus mensosialisasikan dan siapkam dengan standar TNI/Polri maka nantinya masuk intansi lain akan lebih mudah,”Pungkasnya.

Diskusi menarik bersama Kapolres Jayapura Kota ini juga dapat disaksikan diakun Youtube Cepos TV.(gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.