Bupati Usman G. Wanimbo Terima Piagam Penghargaan Pencegahan Stunting

Kepala Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, Drs. Nerius Auparay, M.Si menyerahkan penghargaaan kepada Bupati Usman G. Wanimbo yang diwakili Asisten II, Yusak Totok Krido Saksono, saat pembukaan kegiatan Rekonsiliasi Stunting Tingkat Provinsi Papua di Jayapura, Kamis (23/6/2021).

JAYAPPURA-Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, SE.,M.Si menerima Piagam Penghargaan atas Komitmen Melakukan Pembinaan dan Perluasan Inovasi Cegah Stunting di Daerah melalui Program Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Penghargaan diberikan oleh Kepala Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, Drs. Nerius Auparay, M.Si kepada Bupati Usman G. Wanimbo yang diwakili Asisten II, Yusak Totok Krido Saksono, saat pembukaan kegiatan Rekonsiliasi Stunting Tingkat Provinsi Papua di Jayapura, Kamis (23/6/2022).

Sebelumnya, penghargaan tersebut diberikan secara virtual oleh Kepala BKKBN Pusat, Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) kepada Bupati Usman G. Wanimbo, dalam acara Anugerah Inovasi Stunting, Selasa (25/11/2021).

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Drs, Nerius Auparay mengatakan, piagam penghargaan tersebut diberikan Pemerintah Pusat melalui BKKN Provinsi Papua kepada Bupati Tolikara karena sukses menjalankan Program 1000 HPK. Ia memberikan apresiasi yang tinggi dan meminta agar seluruh kabupaten/kota di Papua menjalankan program pelayanan gizi dan kesehatan seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tolikara.

“Di Tolikara itu ada tim yang melakukan itu (Program 1000 HPK). Posyandu di tempat lain satu bulan satu kali, di Tolikara  tiap hari dilakukan. Ini hal yang sangat luar biasa, harus dicontohi dan menjadi motivasi bagi kabupaten/kota yang lain,” ujar Nerius Auparay.

Sementara itu, Asisten II Yusak Totok Krido Saksono mengatakan, melalui Program 1000 HPK, Pemerintah Kabupaten Tolikara memberikan pelayanan gizi dan kesehatan bagi ibu hamil, ibu menyusui dan anak setiap hari hingga anak umur 2 tahun (1000 hari).

“Program 1000 HPK sangat efektif mencegah stunting. Terbukti pak bupati mendapat penghargaan dari BKKBN. Artinya apa yang dikerjakan pak bupati berdampak pada program nasional, salah satunya pencegahan stunting ini,” ucap Asisten II Yusak Totok.

Dijelaskannya, program asupan gizi 1000 HPK di Tolikara dimulai sejak 10 Juni 2014 hingga saat ini dan sempat terhenti satu tahun (tahun 2020) saat awal pandemi Covid-19. Jumlah ibu hamil yang mengikuti program unggulan ini terus meningkat setiap tahun. Berdasarkan data tahun 2014 hingga 2021, jumlah peserta Program 1000 HPK Kabupaten Tolikara sekitar 1200 ibu hamil.

“Jadi melalui Program 1000 HPK, pak bupati Usman G. Wanimbo berkomitmen mencetak generasi unggul Tolikara, dimulai dari usia emas yakni sejak dalam kandungan,” jelas  Asisten II Yusak Totok.

Acara penyerahan Piagam Pencegahan Stunting berlangsung hikmat disaksikan seluruh peserta Rekonsiliasi Stunting Tingkat Provinsi Papua.(Diskominfo Tolikara)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *